Penambangan Data Daring untuk Pengembangan Produk Baru dengan Pendekatan Rekayasa Serempak (3DCE)
Dwi Adi Purnama, Ir. Subagyo, PhD; Ir. Nur Aini Masruroh, ST., M.Sc., PhD
2023 | Disertasi | DOKTOR TEKNIK INDUSTRI
Kemampuan untuk menciptakan produk dengan
cepat merupakan hal yang kritis bagi industri yang memiliki siklus hidup produk
yang pendek. Perusahaan dengan siklus hidup yang singkat memerlukan strategi
inovatif yang dapat menggali informasi kebutuhan dan daya beli pelanggan untuk
mengembangkan potensi produk yang sukses di tahap awal pengembangan produk. Hal
ini penting dilakukan dikarenakan pada tahap awal pengembangan produk, sumber
daya masih terbatas dan terdapat banyak alternatif ide-ide pengembangan yang
harus diputuskan, sedangkan perubahan kebutuhan pelanggan saat ini semakin
dinamis seiring dengan peningkatan ekspektasi pelanggan yang memerlukan produk
berkualitas tinggi, harga murah, dan time to market yang singkat. Oleh
karena itu, diperlukan tool untuk menggali ide-ide pengembangan produk
di tahap awal yang cepat dan murah. Lebih lanjut, pengembangan produk berbasis three-dimensional
concurrent engineering (3DCE) merupakan alternatif pendekatan yang
berpotensi untuk mempercepat time to market, dengan menggali informasi
ide-ide desain produk, teknologi, dan pemasok potensial secara serempak di
tahap awal pengembangan produk. Di samping itu, ketersediaan data yang dapat
diakses secara online, seperti media sosial dan data kekayaan intelektual,
berpotensi untuk mengidentifikasi dan menggali informasi kebutuhan pelanggan,
peluang teknologi, dan pemasok potensial secara cepat, murah, dan real time.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan kerangka kerja penggalian
informasi pelanggan menggunakan penambangan data online untuk
mengidentifikasi ide-ide desain produk secara unsupervised dan (2) membangun
tool yang dapat menggali kebutuhan desain produk, teknologi, dan pemasok
potensial secara serempak (3DCE) di tahap awal pengembangan produk.
Penelitian ini telah mengembangkan rekayasa
serempak desain produk, proses, dan rantai pasok (3DCE) menggunakan
ketersediaan data online. Untuk mendemonstrasikan efektivitas kerangka
kerja yang diusulkan, penelitian ini menggunakan studi kasus dari tiga jenis telepon
pintar dan industri layanan yang telah sukses. Kerangka kerja usulan dibangun
berdasarkan dua fase. Pada fase pertama bertujuan untuk mengidentifikasi
kebutuhan pelanggan dari data pendapat pelanggan di media sosial. Topik-topik
produk dan tingkat kepentingannya diidentifikasi menggunakan pemodelan topik
berbasis latent Dirichlet allocation, sementara sentiment analysis digunakan
untuk menilai tingkat kepuasan pelanggan. Untuk
menamai topik, pendekatan unsupervised diusulkan menggunakan penambangan
aturan asosiasi, sehingga dapat meminimalkan subyektivitas dalam menentukan
label topik. Selanjutnya, berdasarkan bobot tingkat kepentingan dan kepuasan, product
opportunity mapping dihasilkan. Hasil product opportunity mapping
menemukan prioritas pengembangan dan arah peningkatan produk baru. Pada tahap
terakhir di fase pertama, pendekatan baru menggunakan association rule
mining juga telah dikembangkan untuk menggali kebutuhan pelanggan yang
spesifik. Kemudian, berbasis pendekatan 3DCE, peluang teknologi dan pemasok
potensial disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan yang telah diprioritaskan.
Penggalian teknologi dan pemasok potensial dikerjakan secara paralel pada fase
kedua menggunakan data kekayaan intelektual. Langkah penggalian potential
technology opportunities dikerjakan menggunakan latent Dirichlet allocation
untuk menemukan prioritas teknologi, sementara potential supplier
opportunities diidentifikasi berdasarkan frekuensi patent filling untuk
setiap komponen teknologi. Kedua proses ini dikerjakan secara paralel
berdasarkan pendekatan market pull, dimana teknologi dan pemasok
potensial diidentifikasi sebagai alternatif solusi untuk menjawab setiap
kebutuhan pelanggan.
Penelitian ini telah menemukan
ide-ide inovasi untuk pengembangan dan peningkatan produk baru beserta
informasi teknologi dan pemasok potensial. Pendekatan ini juga telah divalidasi
dan sejalan dengan kesuksesan inovasi produk yang dikembangkan oleh Apple,
Samsung, Huawei, dan Garuda Airline pada pengembangan produk generasi
selanjutnya.
The ability to create products quickly is
critical for industries with short product life cycles. Companies with short
product lifespans require innovative strategies to mine information on customer
needs to develop potentially successful products in the early stage of new
product development (NPD). This is crucial because in the early stages of NPD,
resources are still limited and numerous different development ideas must be
decided, while changes in current customer needs are increasingly dynamic along
with increased customer expectations that require high-quality products, low
prices, and a short-time to market. As a result, a quick and low-cost tool is
required to identify product development ideas in the early phase. Furthermore,
product development based on three-dimensional concurrent engineering (3DCE) is
an alternative approach that has the potential to accelerate time to market by
exploring information on product design ideas, technology, and potential
suppliers simultaneously. On the other hand, the availability of online data
has the potential to identify and mine information on product development in a
quick, affordable, and real-time manner. This study aims to (1) develop a
framework for extracting consumer information from online data to identify potential
ideas for product development using unsupervised approach and (2) develop tool
to explore the customer needs, available technology, and potential suppliers in
the early stage of new product development based on 3DCE.
The research has developed concurrent
product, process, and supply chain design (3DCE) using online data mining. This
study analyzes case studies from three successful types of smartphones and one
service company to demonstrate the effectiveness of the proposed framework. The
first phase aims to identify customer needs from customer opinion data on
social media. Product topics and their level of importance are identified using
topic modeling based on latent Dirichlet allocation, while sentiment analysis
is used to assess the level of customer satisfaction. Then, a new unsupervised
approach is proposed using association rule mining to label topic products,
which minimizes the subjectivity in determining topic labels. Furthermore, a
product opportunity mapping is generated based on the weight of importance and
satisfaction level. The product opportunity mapping has identified product
topic priorities and directions for improving new products. Moreover, a new
approach using association rule mining has been developed to explore specific
customer requirements. In the 3DCE approach, the potential technology and
supplier opportunities are tailored to specific customer requirements based on
intellectual property mining. Potential technology and supplier opportunities
are developed parallel in Phase 2. The innovation is created based on a
market-pull approach, in which the result of customer requirements drives to
generate the potential technologies and suppliers. The potential technology
opportunities are identified by LDA based on topic modeling and prioritized
considering the importance of topic weight. Meanwhile, potential suppliers are
prioritized based on technology firms' most frequent patent fillings.
Finally, this study finds innovative ideas
for developing and improving new development. The proposed method has also been
validated and aligns with the success of product innovations developed by
Apple, Samsung, Huawei, and Garuda Airline in developing the next product
generation.
Kata Kunci : 3DCE, online data mining, early stage, new product development, social media, intellectual property