Pengaruh penggunaan pollard dengan penambahan asam amino kritis di dalam pakan ayam petelur terhadap kinerja produksi dan kandungan kolesterol telur
SUPARTINI, Nonok, Dr. Ir. Wihandoyo, MS
2003 | Tesis | S2 Ilmu PeternakanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan pollard sebagai pakan ayam petelur yang ditambah asam amino kritis untuk menghasilkan telur dengan rendah kandungan kolesterol. Penelitian ini menggunakan ayam petelur strain Lohman sejumlah 315 ekor dengan lama pengamatan 5 siklus selama 5 bulan dan adaptasi selama 1 minggu. Penelitian dibagi dalam 7 perlakuan setiap perlakuan diulang 3 kali dan setiap ulangan menggunakan ayam 15 ekor Perlakuan yang dilakukan adalah RO : (pakan kontrol tanpa pollard tanpa A.A. kritis R1 : (10 % pollard + separuh dari A.A kritis R0) R2 : (10 % pollard + sejumlah dari A.A kritis R0) R3 : (0 % pollard + separuh dari A.A kritis R0) R4 : (20 % pollard + sejumlah dari A.A kritis R0) R5: (30 % pollard + separuh dari A.A kritis R0) R6: (30 % pollard + sejumlah dari A.A kritis R0). Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah Rangcangan Acak Lengkap (RAL), analisis data menggunakan analisis variansi dan dilanjutkan dengan uji Kontras ortogonal. Hasil penelitian diperoleh bahwa penggunaan pollard yang ditambah asam amino tidak berpengaruh nyata terhadap kinerja produksi dan kualitas telur, kecuali warna yolk penggunaan pollard berpengaruh sangat nyata. Kandungan kimia yang terdiri kolesterol darah dan kuning telur berpengaruh sangat nyata dan mengalami penurunan dengan meningkatnya level pollard sampai 30%. Dapat disimpulkan bahwa perlakuan R2 dengan level pollard 30% yang ditambah asam amino memberikan hasil yang baik untuk kinerja produksi, kualitas telur, penurunan serta kandungan kolesterol kuning telur
This objective of the experiment were to know the effect of pollard utilization on the layer diets and the addition of critical amino acid to produce the eggs with lower content of cholesterol. The experiment used in the study with 315 Lohmann strain were randomly limited in to were 7 treatments in 7 replications with 15 birds each. The treatments were: RO (control diet without pollard and without critical of AA), R1 (10% pollard + 50% critical of AA), R2 (10% pollard + 100% critical of AA), R3 (20% pollard + 50% critical of AA), R4 (20% pollard + 50% critical of AA), R5 (30% pollard + 50% critical of AA), R6 (30% pollard + 100% critical of AA). The result showed that the utilization of pollard with amino acid addition had given no significant differens on production and eggs quality. The exception result was in yolk color had significantly differens. The chemical composition of blood cholesterol, egg cholesterol and declined as 30% the critical amino acid additional. It can be concluded that the treatment of 30% with amini acid addition resulted better production , egg quality and lower egg cholesterol.
Kata Kunci : Pollard, Production Traits, Critical Amino Acid, Cholesterol, Pakan Ayam Petelur,Pollard,Asam Amino Kritis,Produksi dan Kolesterol Telur