Secara umum, pendidikan di Akademi Militer memenuhi persyaratan tugas saat ini, tetapi dihadapkan pada pengembangan lebih lanjut hubungan internasional di bidang pendidikan militer masa depan masih jauh dari harapan. Ini karena tidak ada komunikasi yang terjadi dan hubungan yang baik antar lembaga pendidikan militer di level Dunia internasional. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu: Evaluasi program pendidikan Pertukaran Taruna Akmil dalam meningkatkan kompetensi internasional Taruna dengan model IPO. Pendekatan evaluasi model IPO (Input, Proses, Output, Outcome) digunakan sebagai kerangka analisis utama untuk mengevaluasi Program Pendidikan Pertukaran Taruna Akmil. Model ini menggambarkan prinsip-prinsip evaluasi program yang telah dikenal dan digunakan secara luas dalam literatur evaluasi program. Dengan mempertimbangkan aspek input, program ini telah menunjukkan komitmen terhadap perencanaan program yang kuat, seleksi yang ketat, dan pengembangan kurikulum yang responsif. Selain itu, proses implementasi program telah mencerminkan manajemen yang efisien, upaya sosialisasi, akulturasi, dan kolaborasi yang efektif. Evaluasi output mengungkapkan hasil konkret seperti peningkatan keterampilan militer, bahasa Inggris, kemampuan interpersonal, diplomasi, dan pemahaman masalah global. Yang paling penting, evaluasi outcome memperlihatkan bahwa program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi individu Taruna Akmil, tetapi juga berkontribusi pada TNI-AD, Akademi Militer, hubungan bilateral, dan diplomasi negara, mencerminkan dampak yang luas dan berkelanjutan.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Lokasi Studi ini dilaksanakan di Akademi Militer Magelang. Dalam kegiatan penelitian ini data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Key informant yang dipilih dalam kegiatan penelitian ini adalah Taruna Akmil. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan analisis deskriptif.
Hasil penelitian membuktikannya seluruh kebijakan program pertukaran Taruna Akmil sudah dilaksanakan dengan baik. Program tersebut juga memiliki sejumlah faktor pendukung berupa fasilitas yang diberikan kepada Taruna. Dengan demikian, dapat dipahami bahwa pada Akademi Militer, program pertukaran Taruna Akmil sudah dilaksanakan melalui kebijakan yang sesuai dengan Permenhan RI Nomor 24 Tahun 2016 yang berisi tentang Beasiswa kepada taruna Akademi TNI untuk pelatihan di luar negeri . Sejauh ini, kebijakan yang dilaksanakan telah dilaksanakan dengan baik. Dalam Evaluasi tersebut tentunya ada faktor pendukung dan juga faktor penghambat dari pelaksanaan program pertukaran Taruna.
In general, education at the Military Academy meets the requirements of current tasks, but faced with the further development of international relations in the field of military education the future is still far from expectations. This is because there is no communication and good relations between military educational institutions at the international level. This research has the aim of: Evaluation of the Military Academy Cadet Exchange education program in increasing the international competence of cadets using the IPO model. The IPO model evaluation approach (Input, Process, Output, Outcome) is used as the main analytical framework for evaluating the Akmil Cadet Exchange Education Program. This model describes program evaluation principles that are well known and widely used in program evaluation literature. By considering input aspects, this program has demonstrated a commitment to strong program planning, rigorous selection, and responsive curriculum development. In addition, the program implementation process has reflected efficient management, effective outreach, acculturation and collaboration efforts. Output evaluations reveal concrete results such as improved military skills, English, interpersonal skills, diplomacy, and understanding of global issues. Most importantly, the outcome evaluation shows that this program not only provides benefits for individual Military Academy Cadets, but also contributes to the TNI-AD, Military Academy, bilateral relations and state diplomacy, reflecting a broad and sustainable impact.
This research is a type of qualitative research. Location This study was carried out at the Magelang Military Academy. In this research activity, data was collected using observation, interview and documentation techniques. The key informant chosen for this research activity was the Cadet of Military Academy. The data analysis technique was carried out using qualitative descriptive analysis with descriptive analysis.
The research results prove that all policies for the Military Academy Cadet exchange program have been implemented well. The program also has a number of supporting factors in the form of facilities provided to cadets. Thus, it can be understood that at the Military Academy, the Akmil Cadet exchange program has been implemented through a policy in accordance with the Minister of Defense Regulation Number 24 of 2016 which contains scholarships for TNI Academy cadets for training abroad. So far, the policies implemented have been implemented well. In this evaluation, there are of course supporting factors and also inhibiting factors in implementing the Cadet exchange program.
Kata Kunci : evaluasi program, Pendidikan militer, Taruna Akmil, kompetensi internasional