Laporkan Masalah

Analisis Persepsi Penggunaan Simpus Berbasis Web Versi2.0 dengan Technology Acceptance Model di Kabupaten Ngawi

Letisia, Marko Ferdian Salim, S.K.M., M.P.H.

2023 | Tugas Akhir | D4 MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN

Latar belakang: Puskesmas merupakan kunci utama Sistem Kesehatan Nasional. Pemenuhan data kesehatan yang terintegrasi demi percepatan pelayanan kesehatan mendasar Permenkes No. 24 Tahun 2022 bahwa seluruh fasilitas pelayanan kesehatan wajib menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME), berlaku pula di Kabupaten Ngawi. Implementasi RME di puskesmas dimulai dengan Simpus desktop pada tahun 2001, lalu peralihan ke Simpus Web 1.0 tahun 2018 serta peningkatan kompleksitas berupa Simpus Web 2.0 tahun 2023. Perlu adanya analisis persepsi penerimaan penggguna Simpus Web 2.0 sebagai RME dengan metode TAM(Technology Acceptance Model) sehingga hasil analisis dapat menilai kesiapan dan tanggapan pengguna demi mewujudkan penerapan Simpus Web 2.0 yang optimal. 

Tujuan: Menganalisis persepsi penggunaan Simpus Web 2.0 di Kabupaten Ngawi 

Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional,teknik sampling berupa cluster random sampling diperoleh sampel 12 puskesmas dengan 109  responden. Pengambilan data dengan teknik kuesioner berskala likert  dan studi observasi. Analisis data berupa analisis SEM – PLS menggunakan SmartPLS 3. 

Hasil: Nilai uji hipotesis menunjukkan T-Value secara berurutan sebesar 13,670;  1,622; 4,149 ; 9,973 ; 2,683 ; 4,681 dengan interpretasi bahwa penggunaan Simpus Web 2.0 secara nyata di puskesmas dipengaruhi secara positif oleh sosialisasi dan pelatihan; persepsi terhadap kemudahan dan kebermanfaatan; serta keinginan untuk menggunakan Simpus Web 2.0 secara berkelanjutan.

Kesimpulan: Penggunaan Simpus Web 2.0 secara nyata dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh pelatihan dan sosialisasi,persepsi kemudahan penggunaan,persepsi kebermanfaatan,serta keinginan menggunakan secara berkelanjutan.Dengan demikian, perlu adanya pelatihan secara berkala , berkelanjutan, dan peraturan/kebijakan mengenai kewajiban menggunakan Simpus Web 2.0 di fasilitas pelayanan kesehatan. 

Background: Puskesmas is main key of National Health System.Integrated data health information system is to accelerate basic health services on Permenkes No. 24 of 2022 that all health service facilities are required to implement Electronic Medical Records (RME),also applies in Ngawi Regency.The implementation of RME in health centers began with desktop-based Simpus in 2001 and then transitioned to Simpus Web 1.0 in 2018 as well as updating and increasing complexity on Simpus Web 2.0 in 2023.It is necessary to analyze the perception of use Simpus Web 2.0 users as RME with TAM (Technology Acceptance Model) method so results of analysis can assess user readiness and response in order to optimalization Simpus Web 2.0 implementation.
Objective: To analyze the perception of use Simpus Web 2.0 in Ngawi District
Methods: Quantitative research using cross-sectional approach,sampling technique is cluster random sampling with 12 puskesmas and 109 respondents. Data collection was using a Likert scale questionnaire technique and observational study. Data analysis was using SEM - PLS analysis with SmartPLS 3.
Results: The value of the hypothesis test shows a sequential T-Value of 13.670; 1.622; 4,149 ; 9,973 ; 2,683 ; 4.681 the interpretation that the real use of Simpus Web 2.0 in puskesmas is positively influenced by training; perception of convenience and usefulness; as well as the desire to use Simpus Web 2.0 on an ongoing basis.
Conclusion: The use of Simpus Web 2.0 is positively and significantly influenced by training and socialization,perceived ease of use,perceived usefulness,and behavioral to use it on an ongoing basis.Thus, there is a need for periodic and ongoing training and regulations/policies regarding the obligation to use Simpus Web 2.0 in health care facilities.

Kata Kunci : Rekam Medis Elektronik, Simpus Web 2.0, metode TAM, analisis SEM-PLS, SmartPLS.

  1. D4-2023-483487-abstract.pdf  
  2. D4-2023-483487-bibliography.pdf  
  3. D4-2023-483487-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2023-483487-title.pdf