Laporkan Masalah

Arisan beras dan keberlangsungan hidup keluarga miskin :: Studi di desa Ngadirejo kecamatan Kromengan kabupaten Malang propinsi Jawa Timur

SUNANTRI, Dr. Susetiawan

2003 | Tesis | S2 Sosiologi

Krisis pangan mengancam kemiskinan dan kelaparan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain; petani gagal panen akibat kemarau yang berkepanjangan atau banjir bandang, tekanan beras impor akibat liberalisasi dan monopoli dibidang pertanian. Pemerintah juga gagal membuat kebijakan politik perberasan yang berpihak kepada kepentingan rakyat. Serta yang terjadi revolusi hijau sulit dihindarkan. Langkah yang harus dilakukan dalam konteks ketahanan pangan adalah perlu adanya diversivikasi pangan, menjaga kelestarian tanaman, merubah kebijakan yang populis, meningkatkan lumbung pangan serta melakukan pemberdayaan organisasi sosial seperti kelompok arisan beras sebagai alternatif keberlangsungan hidup keluarga miskin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat arisan beras yang ada di masyarakat dalam rangka mempertahankan ketahanan pangan dan untuk mengetahui manfaat Kelompok Arisan Beras yang dilakukan oleh warga masyarakat sebagai media interaksi sosial untuk mengatasi keamanan sosial. Penelitian ini di laksanakan di Desa Ngadirejo Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang Propinsi Jawa Timur dengan menggunakan populasi anggota Kelompok Arisan Beras yang berjumlah 50 orang sebagai sampel penelitian. Pengambilan data penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode observasi, kuisioiner dan wawancara. Serta dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan mentabulasi data, reduksi data dan display data. Adapun teknik analisa data dilakukan dengan menggunakan penggabungan metode kuantitatif dan kualitatif. Berangkat dari modal sosial yang dikembangkan oleh kelompok arisan beras bahwa arisan beras bermanfaat untuk meningkatkan ketahanan pangan, sebagai cadangan alternatif kebutuhan, peningkatan gizi dan pengembangan usaha kecil bagi keluarga miskin. Sebagai media interaksi, kelompok arisan beras bermanfaat untuk peningkatan aktivitas sosial dan kehidupan gotong-royong,, peningkatan keamanan sosial dan pemecahan konflik sosial

Food crisis pressure poverty and hunger. It cause of many factor like, failure harvest cause of dryness, flood, import rice as effect from liberalization an agricultural monopoly. Government failed to make policy of politic for rice to cover people’s interst, and so, green revolution undeleted. The way to develop food endurance is food diversivication, to look after plant’s continuining, to change popular policy, to build rice barn, and so empowering social organization like rice regular social group as a survival alternative for poor people. Target of this research is to know rice regular social function to strenghten food endurance and to know the function of Rice Regular Social Group as a social interaction ways to secure sosial stabilization. This research have done in Ngadirejo Village Kromengan Sub district Regency of Malang East Java, the population is member of Rice Regular Social with 50 respondent as sample for this research. Taken data have done by observation methode, quisioner and interview and documentation. Data process have done with stabulating data, data’s reduction and data’s display. Data analize done with elaborate quality and quantity methode. From the social modal have develop by rice regular social group conclused that rice regular social is effective effort to develop food endurance, as alternative need, increase of nutrition and enterprenurship of poor people. As interaction ways, rice regular social group develop social activities and helpfull life, and secure social stabilization life and eliminate social conflict.

Kata Kunci : Perilaku Sosial,Arisan Beras,Keluarga Miskin, Rice Regular Social, Empowerment, Poor Family’s Survival.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.