PRIORITAS REHABILITASI JARINGAN IRIGASI DAERAH IRIGASI COLO BARAT MENGGUNAKAN MULTIPLE ATTRIBUTE DECISION MAKING
KUNI SAADATI, Prof. Dr. Ir. Fatchan Nurrochmad, M.Agr; Prof. Ir. Radianta Triatmadja, Ph.D
2023 | Tesis | S2 Teknik Sipil
Kerusakan jaringan irigasi di Daerah Irigasi (DI) Colo
Barat akan mengakibatkan kebutuhan air irigasi tidak dapat terpenuhi secara
merata. Kerusakan beberapa jaringan irigasi yang fatal akan
berakibat pada gagal panen yang pada akhirnya akan mengganggu pemenuhan
kebutuhan pangan. Agar kerusakan jaringan irigasi tidak mengarah pada fatalitas
maka perlu dilakukan rehabilitasi. Jika dana tersedia tidak dapat mencukupi
untuk merehabilitasi semua jaringan irigasi pada semua Daerah Irigasi maka
perlu dilakukan analisisa prioritas.
Rehabilitasi jaringan irigasi merupakan kegiatan untuk
mengembalikan fungsi dan kondisi jaringan irigasi sesuai dengan perencanaan
awal. Metoda Multi Attribute Decision
Making (MADM) dapat diaplikasikan untuk menentukan prioritas rehabilitasi. Analisisais
prioritas rehabilitasi jaringan irigasi dapat dilakukan berdasarkan peraturan
peraturan menteri yang berlaku dengan mempertimbangkan prasarana jaringan
irigasi (primer dan tersier), ketersediaan air, luas daerah irigasi, dan produktivitas
lahan. Metoda
MADM yang dipakai adalah Simple Additive Weighting Method (SAW), Weighted
Product (WP), dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal
Solution (TOPSIS).
Hasil analisis
prioritas rehabilitasi terhadap 14 DI menunjukkan bahwa metode SAW dan WP
memiliki pola yang hampir sama, yaitu peringkat yang dihasilkan memiliki
hubungan yang sangat kuat dengan luas DI. Hal ini menunjukkan bahwa Peraturan
yang dibuat seolah olah hanya melihat luas DI saja tanpa mempertimbangkan aspek
yang lain (prasarana jaringan irigasi, ketersediaan air dan hasil panen). Metode TOPSIS dapat dijadikan rujukan dalam penentuan
prioritas rehabilitasi berdasarkan peraturan perundang-undangan yang dibuat dan
tidak semata mata hanya melihat pada luas DI saja.
Rehabilitation of irrigation networks is an
activity to restore the function and condition of irrigation networks in
accordance with the initial planning. The Multi Attribute Decision Making
(MADM) methods can be applied to determine rehabilitation priorities. Priority
analysis of irrigation network rehabilitation can be performed based on valid
ministerial regulations by considering irrigation network infrastructure
(primary and secondary), water availability, irrigation area, and land
productivity. The MADM methods applied are Simple Additive Weighting Method
(SAW), Weighted Product (WP), and Technique for Order Preference by Similarity
to Ideal Solution (TOPSIS).
The results of the analysis of the rehabilitation
priorities for 14 IA show that the SAW and WP methods have almost the same
pattern, namely the resulting ranking has a very strong relationship with the
area of ??IA. This shows that the regulations are merely created only to focus
on the area of ??IA without considering other aspects (irrigation network
infrastructure, water availability and crop yields). The TOPSIS method can be
used as a reference in determining rehabilitation priorities based on the laws
and regulations that are made and not only focusing at the area of ??IA.
Kata Kunci : Irigation, MADM, SAW, WP, TOPSIS