Laporkan Masalah

Penggunaan Jajar legowo Untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Empat Varietas Unggul (Oryza Sativa L.) di Sawah Tadah Hujan Semanu Yogyakarta

ANDRE SETIYAWAN, Ir. Budiastuti Kurniasih, M.Sc., Ph.D;Prof. Dr. Ir. Didik Indradewa, Dip.Agr.St

2023 | Tesis | S2 Agronomi

Padi merupakan komoditas penting karena merupakan sumber makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat penduduk Indonesia. Permintaan akan beras semakin meningkat dengan meningkatnya populasi penduduk. Pertambahan jumlah penduduk menyebabkan semakin meningkatnya kebutuhan pangan, terutama beras sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia. Permasalahan pangan yang dihadapi masyarakat adalah meningkatnya kebutuhan pangan, perubahan penggunaan lahan dari pertanian ke non pertanian, dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian dan rendahnya minat generasi muda bekerja di sektor pertanian. Perlu di lakukan upaya untuk meningkatkan produktivitas padi sehingga dapat meningkatkan laju pertumbuhan penduduk. Upaya ini dilakukan dengan menggunakan pemanfaatan lahan sawah spesifik berdasarkan kondisi agroekosistemnya serta didukung pemanfaatan symber daya lahan dan air. Berbagai inovasi teknologi yang dapat di gunakan antara lain perbaikan teknik budidaya dan penggunaan varietas unggul padi yang adaptif, dan mengatur jarak tanam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji varietas padi dan jarak tanam yang ideal terhadap pertumbuhan dan hasil padi di sawah tadah hujan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) faktorial yang terdiri dari 3 blok sebagai ulangan. Faktor pertama yaitu 4 varietas padi ( Inpari 39,Inpari 42, Inpago 10 dan Situbagendit ) dan faktor kedua yaitu jarak tanam ( Tegel dan jajar legowo 2:1). Data dianalisis menggunakan analisis varian dengan tingkat kepercayaan 95%, dilanjutkan dengan uji honestly significant difference (HSD). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa varietas Inpago 10 mempunyai hasil lebih tinggi pada tinggi tanaman, jumlah anakan padi, jumlah malai, jumlah gabah permalai, panjang malai. Jarak tanam jajar legowo 2:1 memberikan hasil lebih tinggi pada jumlah anakan, berat segar akar, jumlai malai, jumlah gabah per malai, berat 1000 bulir padi, berat gabah kering per rumpun dan berat gabah kering per hektar.

Rice is an important commodity as it is the stable food source for most indonesian. The demand for weight is increasing with the increase population leads to an increasing demand for food, especially rice as the staple food of the Indonesian people. Food problems face by the community are increasing food needs, change in land use from agriculture to non-agriculture, the impact of climate change on the agricultural sector and the low interest of the younger generation in working in the agriculture sector. Efforts need to be made to increase rice productivity so that it can increase the rate of population growth. This effort is carried out by using specific rice field utilisation based on agroecosystem condition and supported by the utilisation of land and water resources. Various technological innovation that can be used include improvemenents in cultivation techniques and the use of adaptive superior varieties, and adjusting planting distances. The purpose of this study was to assess the ideal varieties and spacing dor growth and yield of rice in rainfed field. This research usef a factorial randomised as replicates. The first factor was 4 rice varietis (Inpari 39, Inpari 42, Inpago 10 dan Situbagendit) and the second factor was planting distance (Tegel and jajar legowo 2:1). Data were analysed using analysis of variance with 95 % confidence level, followed by honestly significant difference (HSD) test. The result of the research showed Inpago 10 varieties gave higher result in plant height, number of rice tillers, number of panicles, number of grains per panicle, panicle leght. 2:1 jajar legowo spacing gave higher results in the number of tillers, fresh weight of roots, number of panicles, number of grains per panicle, weight of 1000 rice grains, dry grain weigh per clump and dry grain weight per hectar.

Kata Kunci : jarak tanam, tadah hujan dan varietas padi/plant spacing, rainfed field, and variety of rice

  1. S2-2023-466552-abstract.pdf  
  2. S2-2023-466552-bibliography.pdf  
  3. S2-2023-466552-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2023-466552-title.pdf