Laporkan Masalah

Pengaruh Profitabilitas dan Likuiditas terhadap Pengungkapan Environmental, Social, dan Governance dengan Pemoderasi Financial Slack pada Masa Pandemi Covid-19: Studi di 5 Negara ASEAN

Putri Yuliandari, Wuri Handayani, S.E., Ak., M.Si., M.A., Ph.D.,

2023 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari profitabilitas dan likuiditas terhadap pengungkapan ESG. Selain itu, penelitian ini menganalisis pengaruh keberadaan financial slack sebagai variabel moderasi dalam memperkuat hubungan antara profitabilitas dan likuiditas terhadap pengungkapan ESG. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk menjawab pertanyaan penelitian adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari basis data Thomson Reuters. Data yang digunakan yaitu laporan tahunan seluruh perusahaan non keuangan yang terdaftar di Thomson Reuters dari 2020 hingga 2021. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dan mendapatkan sampel sebanyak 494 perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dukungan bukti untuk adanya pengaruh profitabilitas terhadap pengungkapan ESG, hal ini menunjukkan bahwa ketika perusahaan memiliki profitabilitas yang tinggi akan memberikan informasi tambahan berupa pengungkapan ESG. Tidak ada dukungan bukti untuk adanya pengaruh variabel likuiditas terhadap pengungkapan ESG, hal ini menunjukkan bahwa pada masa pandemi Covid-19 para investor hanya berfokus pada keuntungan perusahaan bukan pada likuiditas perusahaan dan faktanya likuiditas merupakan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek bukan jangka panjang. Keberadaan financial slack tidak mampu memperkuat hubungan antara profitabilitas dan likuiditas terhadap pengungkapan ESG, hal ini menunjukkan bahwa tidak terjadi peningkatan signifikansi ketika financial slack diterapkan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dapat menjadi data pembanding bagi penelitian selanjutnya yang berkaitan dengan ESG, khususnya pada kawasan ASEAN.

This study aims to examine the effects of the profitability and liquidity on the ESG disclosure. In addition, this study analyzes the effects of financial slack as a moderating variable on strengthening the relationship between profitability and liquidity on ESG disclosures. The method used in this study to answer research questions was quantitative research. This study used secondary data which were obtained from the Thomson Reuters database. The data used were in the from of annual reports of all non-financial companies registered with Thomson Reuters from 2020 to 2021. Sampling was carried out by using purposive sampling and obtained a sample of 494 companies. The results of the study indicated that there was evidence support for the effects of profitability on ESG disclosure. This proved that when a company had high profitability it would provide additional information in the form of ESG disclosure. There was no evidence to support the influence of liquidity variables on ESG disclosures. This proved that during the pandemic Covid-19 investors only focused on company profits not on company liquidity and in fact, liquidity was a company’s ability to meet short-term obligations not long-term ones. The existence of financial slack was not able to strengthen the relationship between profitability and liquidity on ESG disclosure. This showed that there was no significant increase when financial slack was applied as a moderating variable.This research can be used as comparative data for further research related to ESG, especially in the ASEAN region.

Kata Kunci : Profitabilitas, likuiditas, financial slack, pengungkapan ESG

  1. S2-2023-486208-abstract.pdf  
  2. S2-2023-486208-bibliography.pdf  
  3. S2-2023-486208-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2023-486208-title.pdf