Luaran Anak HIV (Human Immunodeficiency Virus) Stadium 3, Tuberkulosis Anak Pengobatan Lengkap, Gizi Kurang, Stunting, Keterlambatan Tumbuh Kembang, dan Status Imunisasi Tidak Lengkap
Arif Kurniadi, dr. Amalia Setyati, Sp. A (K); Dr. dr. RR. Ratni Indrawanti, Sp. A (K)
2023 | Tesis-Spesialis | S2 Ilmu Kesehatan anak
Latar belakang. Human Immunodeficiency Virus (HIV) disebabkan oleh infeksi retrovirus yang menyerang sistem imunitas seluler dan mengakibatkan gangguan pada sistem imunitas tubuh. Penularan HIV dapat melalui kontak darah, kontak seksual, ataupun transmisi vertikal dari ibu ke anak. Morbiditas dan mortalitas anak dengan HIV dapat dicegah dengan pemberian Anti Retro Virus (ARV) secara teratur dengan tingkat kepatuhan yang baik. Hal ini disebabkan karena hampir 75% akan meninggal dunia pada usia sebelum 5 tahun jika tidak diobati. Selain itu juga stigma dan diskriminasi HIV akan mempengaruhi luaran jangka panjang.
Tujuan. Untuk mengamati luaran jangka panjang, mengidentifikasi dan mengendalikan faktor prediktor yang mempengaruhi prognosis serta kualitas hidup anak HIV stadium 3, Tuberkulosis Anak Pengobatan Lengkap, Gizi Kurang, Stunting, Keterlambatan Tumbuh Kembang, dan Status Imunisasi Tidak Lengkap.
Metode. Pengamatan faktor prognostik yang berkaitan dengan luaran jangka panjang pada kasus panjang ini dilakukan dengan metode kohort prospektif selama 12 bulan dari Agustus 2022 sampai dengan Juli 2023.
Hasil. Didapatkan luaran perbaikan status nutrisi, tidak ada gagal terapi dan infeksi oportunistik, kualitas hidup baik dengan skor total 88,5, tumbuh kembang sesuai milestone namun ditemukan gangguan perilaku hiperaktif pada akhir pengamatan.
Kesimpulan. Pemantauan luaran pada kasus panjang tersebut selama 12 bulan didapatkan gangguan perilaku hiperaktif pada akhir pengamatan.
Background. Human Immunodeficiency Virus (HIV) is caused by a retrovirus infection which attacks the cellular immune system and causes disruption to the body's immune system. HIV transmission can be through blood contact, sexual contact, or vertical transmission from mother to child. Morbidity and mortality in children with HIV can be prevented by administering anti-retrovirus (ARV) regularly, with a good level of compliance. This is because almost 75% will die before the age of 5 years if not treated. Apart from that, HIV stigma and discrimination will also affect long-term outcomes.
Objective. To observe long-term outcomes, identify and control predictor factors that influence the prognosis and quality of life of children with HIV stage 3, Tuberculosis Complete Treatment, Underweight, Stunting, Global Developmental Delay, and Incomplete Immunization Status.
Method. Observation of prognostic factors related to long-term outcomes in long-term cases was carried out using a prospective cohort method for 12 months from August 2022 to July 2023.
Results. The outcomes were improved nutritional status, no therapy failures or opportunistic infections, good quality of life with a total score of 88.5, growth and development according to milestones, but hyperactive behavioral disorders were found at the end of the observation.
Conclusion. Monitoring the outcome of this longitudinal case for 12 months revealed hyperactive behavioral disorders at the end of the observation.
Kata Kunci : human immunodeficiency virus, outcome