Laporkan Masalah

Persekutuan notaris antara larangan dan kebutuhan

GARDINA, Palupi Indah, Djoko Sukisno, SH.,C.N

2003 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Kenotariatan)

Penelitian Persekutuan Notaris antara larangan dan kebutuhan ini merupakan suatu penelitian yuridis normatif dengan tujuan untuk mengetahui bentuk persekutuan bagaimana yang memungkinkan untuk terbentuknya Persekutuan Notaris di Indonesia. Penelitian ini lebih menekankan pada penelitian dokumenter. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder dan data primer. Data sekunder yaitu data yang diperoleh dari bahan pustaka melakui studi dokumen. Data primer yaitu data yang diperoleh dari lapangan, langsung dari narasumber dengan menggunakan teknik wawancara. Data-data yang telah dikumpulkan, dianalisis secara kualitatif dan dibuat dalam bentuk laporan hasil penelitian yang bersifat deskriptif serta menggunakan pula penafsiran futuristis. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa bentuk Persekutuan Notaris yang memungkinkan untuk dilaksanakannya di Indonesia adalah Persekutuan Notaris dengan tanggung jawab bersama. Persekutuan ini terdiri beberapa Notaris yang berkumpul dalam satu kantor dengan memiliki satu orang Notaris pimpinan. Masing-masing Notaris memiliki kewenangan untuk membuat akta. Adapun yang bertanggung jawab atas pembuatan akta adalah Notaris pembuat akta dengan pimpinan persekutuan. Persekutuan ini memiliki satu protokol dengan menggunakan nama persekutuan.

The research on Notary Union, reflecting upon its prohibition and necessity, is a normative juridical research that aims at determining the right form of a notary union that is apt for the establishment of one in Indonesia. This research inclines to the manner of that of a documentary. The data used in this research are secondary and primary data. Secondary data are those collected from library materials in a document study. Primary data are those collected from the field, straight from the sources using the technique of interview. The data that had been compiled were analyzed qualitatively and were transformed into a descriptive report on research result. Further more, a futuristic interpretation is used in this research. The result gained from this research is that the form of a notary union which is apt for the initiation of one in Indonesia is the notary union based on a co-operative liability. The union shall consist of several notaries public that will gather in an office and choose between them the person in charge. Each notary public shall have his/her own right of issuing certificates, whereas the ones responsible during the process of issuing the certificates will be the notary public concerned as well as the leader of the union. The union shall have one protocol that will use the union’s name as its label.

Kata Kunci : Notaris, Persekutuan, Larangan dan Kebutuhan, notary union, prohibition, necessity


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.