Laporkan Masalah

PENGARUH BESAR TEKANAN KEMPA DAN JUMLAH PEREKAT TERHADAP SIFAT FISIK KIMIA BRIKET ARANG KULIT BIJI (CANGKANG) KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis)

MUHAMMAD DIENDY MEUTHADY, Dr. Ir. J. P. Gentur Sutapa. M.Sc.

2005 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sifat briket arang dari limbah cangkang kelapa sawit, sifat-sifat itu berupa kadar air, berat jenis, nilai k.alor, kadar zat mudah menguap, kadar abu dan kadar karbon terikat. Penelitian ini memanfaatkan lirnbah pengolahan kelapa sawit berupa kulit biji ( cangkang) kelapa sawit yang dihasilkan oleh industri pengolahan keJapa sawit. Produk briket arang ini diharapkan dapat menjadi bahan bakar altematif untuk mengurangi pemakaian bahan bakar fosil dan mengurangi pemakaian kayu sebagai bahan bakar. Penetitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang disusun secara faktorial dengan dua faktor, yaitu besar tekanan kempa 814,327 psi; 1.085,769 psi dan 1.357,211 psi dan jumlah perekat 2%; 3% dan 4% dari 50 gram berat serbuk arang. Perekat yang digunakan adalah perekat pati dengan perbandingan antara pati dan air adalah l: 16. HasiI penelitian diperoleh briket ara.ng terbaik dengan besar tekanan kempa 814,327 psi dan jumlah perekat 2% yang menghasi1kan sifat fisik briket arang yang berupa kadar air yaitu 7,161 %; berat jenis 1,190 dan nilai kalor 7.376,867 kal/g, serta sifat kirnia briket arang tersebut yaitu kadar zat mudah menguap sebesar 23,114%???? kadar abu 4,101% dan kadar karbon terikat 65,44%. Briket arang hasil penelitian ini sebagian besar memenuhi standar Jepang ????edangkan sebagian keciJ memenuhi standar lnggris dan Amerika.

Kata Kunci : briket arang, cangkang kelapa sawit, besar tekanan kempa,

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf