Implementasi Whistleblowing System Sebagai Upaya Pencegahan Fraud (Studi Kasus Pada Program PNM Mekaar Pekanbaru)
Fadhila Rahmah, Dian Kartika Rahajeng, S.E., M.Sc., Ph.D.
2023 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan yang mendasari tindakan fraud di PNM Mekaar Pekanbaru serta menganalisis penerapan WBS di PNM Mekaar Pekanbaru sebagai upaya untuk mencegah terjadinya fraud di perusahaan.
Metode Penelitian – Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data terdiri atas dua sumber, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara semi-terstruktur yang dilakukan dengan 18 pegawai PNM Mekaar Pekanbaru. Data sekunder diperoleh dari telaah dokumen.
Temuan – Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat indikator WBS yang belum terpenuhi dan masih perlu diperhatikan penerapannya agar WBS menjadi lebih baik lagi. Indikator yang belum terpenuhi ini merupakan aspek vulnerabilitas yang harus diatasi oleh perusahaan. Aspek tersebut di antaranya adalah ketersediaan sumber daya untuk menangani laporan fraud, saluran pelaporan yang disediakan perusahaan yang belum mendukung pelaporan anonim, mekanisme WBS yang terpusat, promosi WBS kepada pegawai, serta aspek perawatan WBS. Pegawai PNM Mekaar Pekanbaru telah memiliki kesadaran dan keinginan untuk melaporkan melalui WBS, tetapi pada praktiknya pelaporan melalui WBS belum dilakukan oleh pegawai karena terdapat dilema penggunaan WBS.
Orisinalitas – Penelitian ini menggunakan Pedoman WBS oleh KNKG (2008) untuk menganalisis implementasi WBS di PNM Mekaar Pekanbaru. Selain itu, orisinalitas juga ditunjukkan pada penggunaan teori prosocial organizational behaviour sebagai teori pendukung tindakan whistleblowing.
Objectives – This study aims to analyze the reasons behind fraud in PNM Mekaar Pekanbaru and to analyze the implementation of the WBS in PNM Mekaar Pekanbaru as an effort to prevent fraud in the company.
Research Method – This research employed a qualitative research method with a case study approach. The data consisted of two sources, namely primary data and secondary data. Primary data were obtained from semi-structured interviews conducted with 18 employees of PNM Mekaar Pekanbaru. Secondary data were obtained from document review.
Findings – Research findings indicated that there were WBS indicators that had not been fulfilled, and their implementation still needed to be considered to improve the WBS further. These unfulfilled indicators represented vulnerability aspects that had to be addressed by the company. These aspects included the availability of resources to handle fraud reports, reporting channels provided by the company that did not yet support anonymous reporting, a centralized WBS mechanism, promotion of WBS among employees, and aspects of WBS maintenance. Employees at PNM Mekaar Pekanbaru had the awareness and desire to report through the WBS, but in practice, reporting through the WBS had not been carried out by employees due to a dilemma in using the WBS.
Originality – This research uses the WBS Guidelines by KNKG (2008) to analyze the implementation of WBS at PNM Mekaar Pekanbaru. Additionally, originality is also shown through the utilization of the theory of prosocial organizational behavior as a supporting theory for whistleblowing actions.
Kata Kunci : Penyebab fraud, implementasi whistleblowing system, pedoman WBS KNKG, prosocial organizational behaviour theory.