PERAN MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KAMPUNG WISATA SUNGAI JINGAH BANJARMASIN
ANNADIANA, Dr. Ir. Dwita Hadi Rahmi, M.A.
2023 | Tesis | S2 Teknik Arsitektur
Kampung Wisata Sungai Jingah merupakan satu dari tujuh Kampung Wisata yang ada di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kampung Wisata Sungai Jingah berlokasi di bantaran Sungai Martapura yang menjadi ikon Kota Banjarmasin. Kampung Wisata Sungai Jingah merupakan kampung tertua di Kota Banjarmasin yang di dalamnya terdapat rumah tradisional Banjar, industri kain sasirangan, dan wisata kuliner tradisional. Keterlibatan masyarakat lokal erat kaitannya dengan aktivitas di Kampung Wisata. Pengembangan Kampung Wisata melibatkan masyarakat lokal, pemerintah, dan pihak swasta. Masyarakat lokal Kampung Wisata Sungai Jingah tentunya menjadi aktor utama dalam pengembangan kegiatan wisata. Dengan empat komponen pengembangan pariwisata yaitu atraksi, amenitas, aksesibilitas dan ancillary (kelembagaan), kegiatan pariwisata dapat menjadi sumber daya dan sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat. Masyarakat masih belum memahami potensi yang dapat dikembangkan di Kampung Wisata. Dalam perkembangannya, Kampung Wisata Sungai Jingah mengalami kenaikan kunjungan wisatawan setiap tahunnya, namun ketika terjadinya pandemi Covid-19 kunjungan wisatawan mengalami penurunan karena kegiatan wisata yang harus ditutup sementara agar mengurangi jumlah penyebaran virus Covid-19.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bentuk peran dan faktor yang mempengaruhi peran masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata di Kampung Wisata Sungai Jingah Banjarmasin sebelum dan selama pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Pengumpulan data untuk data sebelum pandemi Covid-19 dilakukan melalui wawancara dan data sekunder, sedangkan pengumpulan data untuk selama pandemi Covid-19 dengan cara observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan masyarakat lokal di Kampung Wisata Sungai Jingah. Informan penelitian merupakan masyarakat yang berperan sebagai pelaku wisata dan pemimpin organisasi wisata di Kampung Wisata Sungai Jingah.
Hasil penelitian menunjukkan sebelum pandemi Covid-19 masyarakat lebih aktif peran dalam implementasi dan peran dalam keuntungan. Peran tersebut berkaitan dengan komponen atraksi, amenitas, dan aksesibilitas. Sedangkan selama pandemi Covid-19 ditunjukkan dengan peran dalam pengambilan keputusan dan peran dalam implementasi. Peran selama pandemi Covid-19 berkaitan dengan komponen atraksi. Faktor internal yang mempengaruhi peran masyarakat yaitu informan yang berusia 30-50 tahun dan bermukim lebih dari 20 tahun di Kampung Wisata Sungai Jingah. Faktor eksternal yang paling berpengaruh adalah intensitas sosialisasi dan bantuan dari pihak pemerintah atau swasta.
Jingah River Tourism Village is one of seven Tourism Village in Banjarmasin, South Kalimantan. Jingah River Tourism Village is located on the riverside of the Martapura River which is an icon of Banjarmasin City. Jingah River Tourism Village is the oldest village in the city of Banjarmasin, there are Banjar traditional houses, Sasirangan industry, and traditional culinary. The involvement of the local community is closely related to activities in Tourism Village. The development of Tourism Village involves the local community, the government and the private sector. The local community of Jingah River Tourism Village is certainly the main actor in developing tourism activities. By the four components of tourism development are attractions, amenities, accessibility and ancillary, tourism activities can be a resource and an alternative income for the community. The community still does not understand the potential that can be developed in Tourism Village. In its development, Jingah River Tourism Village had an increase number of tourist visits every year, but when the Covid-19 pandemic happened, the number of tourist visits decreased because tourism activities had to be temporarily closed in order to reduce the amount of spread of the Covid-19 virus.
The purpose of this research is to identify the forms of roles and factors that influenced the role of local communities in tourism development in Jingah River Tourism Village, Banjarmasin before and during the Covid-19 pandemic. The research method used is a qualitative method. Data collection for data before the Covid-19 pandemic was carried out through in-depth interview and secondary data, while data for during the Covid-19 pandemic was carried out through observation, documentation and in-depth interview with local people in Jingah River Tourism Village. The research informants are tourism actors and the leader of tourism organizations in Jingah River Tourism Village.
The results of the study show that before the Covid-19 pandemic, the community had a more active role in implementation and benefits. This role is related to the components of attractions, amenities, and accessibility. Meanwhile, during the Covid-19 pandemic, it was shown by its role in decision making and role in implementation. The role during the Covid-19 pandemic is related to the attraction component. Internal factors that influence the role of the community are informants aged 30-50 years and living for more than 20 years in Jingah River Tourism Village. The most influential external factor is the intensity of socialization and stimulus from the government or private sector.
Kata Kunci : Kampung Wisata, Masyarakat Lokal, Pariwisata, Peran, Faktor Pengaruh Peran