PENGARUH CARA PELABURAN DAN JUMLAH PEREKAT LABUR TERHADAP SIFAT-SIFAT PAPAN PARTIKEL LIMBAH SERUTAN BAMBU PETUNG
DANA NUGROHO , Prof Dr. Ir. T. A Prayitno, M. For
2006 | Skripsi | S1 KEHUTANANLimbah serutan gergaji merupakan salah satu bahan yang dapat digunakan untuk membuat papan partikel. Meningkatnya penggunaan bambu sebagai bahan yang memiliki sifat mirip kayu menghasilkan limbah serutan yang dapat menjadi bahan untuk membuat papan partikel. Tujuan clari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cara pelaburan perekat dan pengaruh jumlah perekat Urea Formaldehicla terlabur serta interaksinya terhaclap sifat-sifat :fisika clan mekanika papan partikel limbah serutan bambu petung. Penelitian 1m menggunakan rancangan penelitian acak lengkap yang disusun secara faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah jumlah perekat yang terdiri dari tiga aras, yaitu konsentrasi 7,5%, 10%, clan 12,5%. Faktor kedua aclalah cara pelaburan yang terdiri dari dua aras, yaitu digilas dan tanpa digjlas. Pengempaan dilakukan pacla suhu 120° C clan tekanan 300 bar dengan waktu pengempaan 3+3+4 menit. Pembuatan contoh uji mengikuti standar ASTM D1037-99. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara faktor jumlah perekat dan cara pelaburan berpengaruh nyata terhadap kerapatan dan penyerapan air pa.pan partikel. Nilai kerapatan tertinggi dihasilkan oleh kombinasi faktor jumlah perekat I 0% dengan cara pelaburan tidak digiJas yaitu sebesar 0,665 g/cm3 Nilai penyerapan . air terbaik dihasilkan oleh kombinasi faktor jumlah perekat 10% dengan cara pelaburan tanpa digilas sebesar 74,623%. Faktor jumlah perekat berpengaruh sangat nyata terhadap pengembangan tebal papan partikel. Makin tinggi jumlah perekat maka pengembangan tebalnya semakin kecil. Nilai pengembangan tebal terbaik dihasilkan oleh jumlah perekat 12,5% sebesar 27,420% sedangkan nilai pengembangan tebal untuk jumlah perekat l 0% sebesar 32,483% clan jumlah perekat 7,5% sebesar 38,051%. Faktor cara pelaburan berpengaruh nyata terhadap ke.kuatan internal bonding papan partikel. Nilai internal bonding tertingg
Kata Kunci : Bambu Petung, Limbah serutan, cara pelaburan, jumlah perekat