Laporkan Masalah

TINGKAT KERUSAKAN TEGAKAN Acacia mangium UMUR 2 TAHUN OLEH AKTIVITAS Macacafascicularis DI WILA YAH I SUBANJERIJI PT MUSI HUTAN PERSADA SUMATERA SELATAN

FAIZAH , Dr. Ir. Satyawan Pudyatmoko, M.Sc

2006 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kera ekor panjang (Macaca fascicularis) merupakan salah satu satwa liar yang berada di sekitar hutan di Unit Caban. Subanjeriji HTT PT Musi Hutan Persada. Keberadaan kera ekor panjang tersebut diperkirakan menjadi salah satu penyebab menurunnya produktivitas HTI PT Musi Hutan Persada. Kera ekor panjang melakukan pergerakan ke areal sekitar hutan di Unit Caban dalam rangka mencari makan dan melakukan aktivitas harian lainnya karena pasokan pakan di habitat asalnya tidak dapat mencukupi kebutuhan kera ekor panjang akibat rusaknya habitat kera ekor panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah individu dan struktur populasi kera ekor panjang yang menyebabkan kerusakan pada tanaman akasia serta untuk mengetahui tingkat kerusakan akasia akibat serangan kera ekor panjang. Metode penelitian yang digunakan yaitu : (I) Metode Concentration Count untuk mengetahui jumlah dan struktur populasi kelompok kera ekor panjang yang menyerang tanaman akasia, (2) Metode pengamatan langsung untuk mengetahui tingkat kerusakan akasia pada umur 2 tahun akibat serangan kera ekor panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat I kelompok kera ekor panjang di sekitar Unit Caban yang menyerang tanaman akasia yang terdiri dari 21 individu. Bagian dari tanaman akasia yang dimakan oleh kera ekor panjang adalah cabang dan batang. Persentase kerusakan tanaman akasia akibat aktivitas kera ekor panjang sebesar 36,39%. Tingkat kerusakan akasia pada umur 2 tahun di Unit Caban berada pada tingkat II. Hal ini berarti tingkat kerusakan akasia pada areal ini berada pada tingkat menengah.

Long -tailed macaque ( Macaca fascicularis) is one of wildlife which exists in around forest area at the Unit Caban, Subaajeriji HTI PT Musi Hutan Persada. It belongs to omnivore which eats some parts of acacia in forest area around the Unit Caban PT Musi Hutan Persada because food reserve was insufficient to provide the macaque's food because of their habitat was destroyed. The raiding of macaque was predicted to cause the decreasing production of HTI PT Musi Hutan Persada. The aims of this research were to estimate the sum and population structure (including age distribution and sex ratio) of long-tailed macaque which causing acacia damage and also to evaluate level of acacia damage around the Unit Caban caused by raiding of macaque. Series of methods were applied : (I) concentration count method was applied to estimate the population strncture of the group of long tailed macaque. (2) Direct survey was applied to evaluate acacia damage caused by macaque's activities. The results of this research reveal that there is one group of macaque which raids acacia's stand consists of 21 macaques. The part of acacia were eaten by macaque are branch and tree bar. The damage percent of the acacia caused by macaque's activities is 36,39% and level of acacia damage is II. It means that the acacia damage in this area is on medium level.

Kata Kunci : Macaca fascicularis, kerusakan, Acacia mangium, PT Musi Hutan Persada

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf