HUBUNGAN AKTIVITAS WISATAWAN DAN SATWA MANGSA TERHADAP DISTRIBUSI KOMODO (Varanus komodoensis, Ouwens 1912) DI PULAU RINCA DAN PULAU KOMODO, TAMAN NASIONAL KOMODO
JAROT WAHYUDI , Dr. Satyawan Pudyatmoko, S.Hut. M.Sc s
2006 | Skripsi | S1 KEHUTANANTelah dilakukan penelitian tentang hubungan aktivitas wisatawan terhadap distribusi komodo (Varanus komodoensis, Ouwens 1912) dan hubungan keberadaan satwa mangsa terhadap distribusi komodo, serta karakteristik wisatawan yang berkunjung di Pulau Rinca dan Pulau Komodo, Taman Nasional Komodo. Pengambilan data lapangan menggunakan metode transek dengan teknik continious strip sampling dan pengamatan tidak langsung atau track count untuk mengetahui distribusi aktivitas wisatawan, distribusi satwa mangsa, dan distribusi komodo. Transek dibuat sepanjang 2 km sebanyak 5 buah dengan jarak antar transek adalah 200 m di setiap lokasi. Karakteristik wisatawan menggunakan metode kuisoner dengan teknik purpossive sampling untuk mengetahi sebaran wisatawan, interaksi wisatawan, dan persepsi wisatawan. Analisis hasil penelitian menggunakan Analisis Chi-square (Kontingensi 3x3) dengan katagori: rendah, sedang, dan tinggi. Kekuatan hubungan diketahui dengan Nilai Cramer's V (C). Penelitian ini menghasilkan informasi ilmiah yaitu distribusi komodo di Pulau Rinca lebih merata daripada di Pulau Komodo dengan jumlah komodo yang dijumpai sebanyak 172 ekor di Pulau Rinca dan 30 ekor di Pulau Komodo. Distribusi satwa mangsa antara lain: rusa, babi hutan, dan satwa lain ditemukan merata di kedua pulau; kera ekor panjang dan kerbau liar tersebar merata di Pulau Rinca, sedangkan di Pulau Komodo tidak ditemukan; jalur satwa ditemukan merata di Pulau Rinca daripada di Pulau Komodo. Distribusi aktivitas wisatawan ditemukan merata di kedua pulau denganjumlah perjumpaan 110 kali. Hubungan aktivitas wisatawan dengan distribusi komodo tidak signifikan (probabilitas > 0,05) dan kekuatan hubungannya lemah. Hubungan satwa mangsa dengan distribusi komodo antara lain: 1) rusa tidak signifikan dengan Nilai C lemah di Pulau Rinca dan kuat di Pulau Komodo; 2) babi hutan tidak signifikan dengan Nilai C lemah di Pulau Komodo dan kuat di Pulau Rinca; 3) kera tidak signifikan dengan Nilai C lemah di Pulau Rinca; 4) kerbau liar tidak signifikan dengan Nilai C lemah di Pulau Rinca; 5) satwa lain tidak signifikan dengan Nilai C lemah di Pulau Komodo dan kuat di Pulau Rinca; 6) jalur satwa tidak signifikan dengan Nilai C lemah di Pulau Rinca dan kuat di Pulau Komodo.
This study was conducted to show this relationship, to komodo dragon ( Var anus komodoensis, Ou wens 1912) and the prey distribution in Komodo National Parks. Transect method with continuous strip sampling and track count to know tourist activity distribution, prey distribution, and komodo dragon distribution was used. Five (5) routes transect each running 2 kilometer length and placed as 200 meter interval. The tourist characteristics used questionnaire method with purposive sampling to record tourist distribution, interaction, and perception. The analyst was measured by Chi-Square Analysis (Contingency 3x3) with categories: low, medium, and high. The strength of relation was measured by Cramer's V (C) score. The results of the study showed that komodo dragon distribution in Rinca Island is spread everywhere than in Komodo Island with Rinca Island respectively 172 individuals and 30 individuals in Komodo Island. The prey distribution such as: deer, wild boar, and other showed to spread each location; macaque and wild buffalo to spread in Rinca Island even in Komodo Island wasn't found thus; path showed to spread in Rinca Island than Komodo Island. Tourist activity distribution showed to spread in each island with tourist founds about 110 times. The relation between tourist activity with komodo dragon distribution are not significant (probabilities>0, 05) and the strength showed week. The relation between prey to komodo dragon distribution: 1) deer was not significant with C score was week in Rinca Island and strong in Komodo Island; 2) wild boar was not significant with C score was week in Komodo Island and strong in Rinca Island; 3) macaque was not significant with C score was week in Rinca Island; 4) wild buffalo was not significant with C score was week in Rinca Island; 5) other was not significant with C score was week in Komodo Island and strong in Rinca Island; 6) path was not significant with C score was week in Rinca Island and strong in Komodo Island.
Kata Kunci : komodo, satwa mangsa, wisata:v11an, distribusi, Nilai Cramer's V (C).