Laporkan Masalah

STUDI PENGORGANISASIAN DAN KETENAGAKERJAAN DALAM PENGELOLAAN TAMAN NASIONAL BUKIT TIGA PULUH RIAU

Apriyanto Ernal , Ir. Siswantoyo D., MS

2006 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

lsu perkembangan ekowisata mendorong pengelola Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) untuk mengembangkan ekowisata dengan berpedoman pada konsep ekowisata. Hal ini dilakukan dengan tujuan mengoptimalkan fimgsi TNBT bagi masyarakat sekitar maupun wisatawan. Keberhasilan pengeloJaan di TNBT, tidal terlepas dari sumber daya menusia yang ada sebagai pengelola Dalam hal ini, sistem pengorganisasian dan ketenagakerjaan yang diterapkan pada TNBT memegang peramm penting dalam mewujudkat1 kebernasilan ekowisata di Tam????m Nasional Bukit Tigapuluh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengorganisasian antara lain, tujuan, departemenisasi, pembagian kerja, koordinasi, pelimpahan wewenang, rentangan kontrol, dan jenjang organisasi serta. system ketenagakerjaan antara Jain. Pengadaan tenaga kerja, pengebangan tenaga kerja, mutasi dan kompensasi,. Untuk memenuhi tujuan tersebut d.igunakan analisis deskriptif kualitatif, dengan te.knik pengambilan data berupa wawancara semi struk:tural, observasi lapangan, kuisioner. dan studi pustaka Berdasar basil penelitian, d.iketahui dalam tujuan TNBT terdapat konsep ekowisata, hanya saja dalam pengembangannya, be1um dituangkan daJam suatu rencana secara khusus. Tujuan dilak.sanakan dalam bentuk kegiatan dengau berpedoman pada Rencana Pengelolaan Taman Nasional. Departemenisasi dan pembagian kerja yang dijalankan selain berdasarkan fungsi juga berdasarkan wi]ayah kerja. Koordinasi yang terdapat di TNBT terdiri dari berbagai maCaJ11 bentuk, tetapi bagi petugas TNBT lapangan hal tersebut dirasakan kurang. Pelimpahan wewenang yang digunakan mempakan gabungan antara wewenang fungsional dan wewenang staf, dengan jenjang pengawasan untuk satuan utama 1 :6-8, dan tmtuk satuan lanjutan 1: 4-5. terdapat 3 (tiga) tingkatan organisasi, dirnana jumlah tingkatan organisasi ini menyulitkan petugas lapangan disebabkan birokrasi yang terlalu panjang. Sistem pengadaan tenaga kerja dan diklat memegang peranan penting karena berhubungan dengan kualitas sumber daya manusia, tetapi ada beberapa kelemahan karena kedua system tersebut dilakukan terpusat oleh Dephut. Untuk mengatasi kelemahan ini dilakukan kerjasama kemitraan dengan beberapa pegawai terdiri dari mutasi horizontal, vertical dan diagonal. Sedangkan kompensasi yang diberikan bempa keompensasi Jangsung maupun tak Iangsung.

Kata Kunci : pengorganisasian, ketenagakerjaan, ekowisata

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf