Pengaruh Rumination terhadap Post-Traumatic Growth pada Perempuan Penyintas Kekerasan dalam Pacaran
Erwanda Ersa, Sofia Retnowati, Prof. Dr., MS., Psikolog
2023 | Skripsi | PSIKOLOGI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dua tipe
ruminasi (intrusive dan deliberate) terhadap post-traumatic growth pada perempuan
penyintas kekerasan dalam pacaran. Metode yang digunakan
dalam studi ini ialah pendekatan kuantitatif melalui kuesioner. Partisipan penelitian merupakan 82
perempuan dewasa awal berusia 18–24 tahun yang pernah mengalami kekerasan dalam
pacaran (KDP) dan telah melewati pengalaman
tersebut selama minimal enam bulan. Terdapat dua skala yang digunakan dalam penelitian
ini, yakni Event Related Rumination
Inventory dan Post-Traumatic Growth
Inventory-Short Form. Data penelitian ini dianalisis menggunakan teknik regresi
linear berganda dan diperoleh nilai koefisien R sebesar 0,339 dengan
signifikansi 0,008 (p<0>deliberate rumination berpengaruh secara
signifikan dan memberikan sumbangan efektif sebesar 11,7% terhadap post-traumatic growth. Implikasi studi ini ialah sebagai rujukan
bahwa deliberate rumination pada
perempuan penyintas KDP merupakan salah satu prediktor terhadap kemunculan post-traumatic growth.
This study aims to determine the effect of two types of rumination (intrusive and deliberate) on post-traumatic growth in female survivors of dating violence. The method used in this study is a quantitative approach through a questionnaire. The study participants were 82 early adult women aged 18–24 years who had experienced dating violence and had gone through this experience for at least six months. There are two scales used in this study, namely the Event Related Rumination Inventory and the Post-Traumatic Growth Inventory-Short Form. The research data were analyzed using multiple linear regression techniques and obtained an R coefficient of 0.339 with a significance of 0.008 (p <0>
Kata Kunci : post-traumatic growth (PTG), intrusive rumination, deliberate rumination, kekerasan dalam pacaran, pemulihan trauma.