Laporkan Masalah

Potret Kesejahteraan Psikologis Peserta Didik Disabilitas dan Tipikal di Sekolah Dasar Pasca COVID-19: Kajian dari Sudut Pandang Peneliti Anak

Mlathi Anggayuh Jati, Elga Andriana, S.Psi, M.Ed, Ph.D.

2023 | Skripsi | PSIKOLOGI

Anak-anak, utamanya yang memiliki disabilitas, berisiko tinggi mengalami gangguan kesejahteraan psikologi akibat terjadinya pandemi Covid-19. Dalam hal ini, sekolah memiliki peran signifikan untuk dapat menjaga serta mendukung anak-anak tersebut. Sayangnya, beberapa sekolah inklusi di Indonesia diketahui belum mampu memberikan dukungan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan guna mengetahui gambaran kondisi kesejahteraan psikologis pada siswa tipikal dan disabilitas di sekolah inklusi pasca pandemi Covid-19. Guna mendapatkan hasil yang otentik, penelitian ini mengusung konsep children's voice yang diimplementasikan pada penerapan konsep peneliti anak dan penggunaan metode photovoice. Melalui penelitian ini diketahui bahwa menurut para peneliti anak, siswa-siswi yang berada di sekolah inklusi memiliki kesejahteraan psikologis yang baik. Lebih lanjut, para peneliti anak menyampaikan adanya tiga hal yang memberikan pengaruh bagi kondisi kesejahteraan psikologis siswa-siswi di sekolah, antara lain pelaksanaan kegiatan akademik maupun nonakademik yang melibatkan partisipasi aktif para siswa, kondisi lingkungan fisik dan sarana prasarana yang memadai serta terintegrasi dengan alam, dan hubungan sosial yang baik dengan orang-orang yang ada di sekolah.

Children, especially those with disabilities, are at a high risk of psychological well-being problems. The risk is even higher as the impact of the pandemic Covid-19. In this case, the school has a significant role to protect and support those children's psychological well-being. Unfortunately, a recent study found that some inclusive schools in Indonesia can't do so and even make their students prone to psychological well-being problems. Therefore, this study aims to give an image of the psychological well-being condition of both typical and special needs students in an inclusive school after the pandemic Covid-19. To get an authentic result, this study conducts with the children's voice concept that implied the use of photovoice as a data retrieval method and child researchers as a participatory design. This study's finding shows that from the perspective of child researchers, students in inclusive school have good psychological well-being. Furthermore, they also explain 3 primary things that affect their psychological well-being, including school activities, school surroundings, and school companions.

Kata Kunci : kesejahteraan psikologis, sekolah inklusi, photovoice, children's voice

  1. S1-2023-445955-abstract.pdf  
  2. S1-2023-445955-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-445955-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-445955-title.pdf