Laporkan Masalah

Analisis Finansial Industri Rumah Tangga Bakpia di Wilayah Kota Yogyakarta

ISMIYATI HANDAYANI, Prof. Dr. Ir. Masyhuri; Ir. Ken Suratiyah M.S.

2012 | Skripsi | S1 EKONOMI PERTANIAN DAN AGRIBISNIS

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja finansial industri rumah tangga bakpia (likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan kelayakan usaha) dan permasalahan yang dihadapi oleh industri rumah tangga bakpia di kota Yogyakarta. Metode dasar penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Penentuan daerah sampel dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu Kelurahan Ngampilan, Klitren, Tegal Panggung, Pringgokusuman, Ngupasan, Prawirodirjan, Cokrodiningrat, Notoprajan, Gunungketur, dan Sorosutan. Jumlah responden sebanyak 70 pengrajin. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observassi, wawancara, dan pencatatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa biaya total rata-rata yang dikeluarkan oleh pengrajin bakpia Kota Yogyakarta selama tahun 2010 sebesar Rp 53.489.439, penerimaan rata-rata yang diperoleh Rp 138.384.272, pendapatan rata-rata sebesar Rp 84.894.833 dan keuntungan rata-rata yang diperoleh sebesar Rp6.624.991. Nilai R/C ratio lebih dari 1, yaitu 2,587>1, nilai produktivitas modal lebih besar dari bunga pinjaman bank yang berlaku yaitu 149%>11%. Analisis titik impas menunjukkan bahwa penerimaan industri rumah tangga bakpia berada di atas nilai BEP sebesar Rp 13.269/dus> Rp5.132/dus. Dengan demikian Industri rumah tangga bakpia di wilayah kota Yogyakarta menguntungkan dan layak untuk diusahakan. Hasil penelitian finansial mengenai likuiditas menunjukkan bahwa nilai quick ratio, current ratio, dan cash ratio menunjukkan industri rumah tangga bakpia mampu dengan segera melunasi hutang lancarnya. Solvabilitas menunjukkan nilai total debt to equity ratio dan total debt to assets ratio lebih kecil sama dengan 100% sehingga perusahaan mampu membayar seluruh hutangnya, sedangkan profitabilitas menunjukkan industri rumah tangga bakpia mampu untuk menghasilkan laba karena nilai rasio-rasio profitabilitasnya cukup tinggi.

The purpose of this study was to determine the financial performance of home industries bakpia (liquidity, solvency, profitability, and business feasibility) and the problems faced by the domestic industry bakpia of the city. The basic method of research used is descriptive analytical method. Determination of the sample area intentional (purposive) that Villages of Ngampilan, Klitren, Tegal Panggung, Pringgokusuman, Ngupasan, Prawirodirjan, Cokrodiningrat, Notoprajan, Gunungketur, and Sorosutan. Number of respondents by 70 craftsmen. The data used are the primary data and secondary data. Techniques of data collection are done by observation, interview, and record keeping. These results indicate that the average total cost incurred by craftsmen bakpia in Yogyakarta during the year 2010 amounted to Rp53.489.439. The average revenue earned Rp138.384.272, the average income of Rp84.894.833, and profit earned on average of Rp6.624.991. Value of R/C ratio of more than 1, ie 2.587>1, the productivity of capital is greater than the preveiling bank lending rate that is 149%>11%. Breakeven analysis shows that the domestic industry revenues were above bakpia BEP value of Rp138.384.272>Rp28.185.652, bakpia production is above the BEP value 10.422 boxes of > 2125 boxes, and the price is above the value bakpia also BEP for Rp13.269/boxes>Rp5.132/boxes. Thus the domestic industry in the city of Yogyakarta bakpia profitable and worth the effort. The results of the liquidity of financial research shows that the quick ratio, current ratio and cash ratio shows bakpia domestic industry is able to immediately pay off the smooth, Solvency indicates the value of total debt to equity ratio and total debt to assets ratio is less than or equal to 100% so that companies able to pay all its debts, while the profitability of domestic industry shows bakpia able to make a profit because the value of profitability ratios is quite high.

Kata Kunci : industri rumah tangga bakpia, analisis kelayakan usaha, analisis finansial

  1. S1-2012-253378-abstract.pdf  
  2. S1-2012-253378-bibliography.pdf  
  3. S1-2012-253378-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2012-253378-title.pdf