Pendidikan pendahuluan bela negara melalui Gerakan Pramuka dan kaitannya dengan ketahanan nasional
SEMBIRING, Kasim, Prof.Dr. Kodiran, MA
2003 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan hubungan antara kegiatan Pramuka dengan tahap awal Pendidikan Pendahuluan Bela Negara untuk memperkuat Ketahanan Nasional. Metode pengambilan data dilakukan secara tertutup dan terbuka melalui teknik wawancara dan pengisian angket terhadap Pembina pramuka di sekolahsekolah dan pengisian angket bagi Pramuka Penegak secara Purposive Random Sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis bersifat diskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Peserta didik memahami dengan baik pengisian angket, meskipun dalam beberapa hal masih diperlukan peningkatan pemahaman dan pelaksanaan tentang Prinsip Dasar dan Metodik Kepramukaan atas bimbingan pembina secara sustainable atau berkelanjutan. Intensitas peserta didik mengikuti latihan dan kegiatan pencapaian syarat kecakapan umum memiliki hubungan yang positif signifikan sebesar 0,836 dan 0,778 pada taraf kepercayaan 5%. Jadi intensitas mengikuti latihan dan ditindaklanjuti dengan menempuh syarat kecakapan umum yang merupakan bagian dari pendidikan kepramukaan sangat baik dalam membentuk watak dan kepribadian. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi intensitas mengikuti pendidikan kepramukaan melalui kegiatan gerajan pramuka serta semakin tinggi pencapaian hasil ujian syarat kecakapan umum maka semakin tinggi pula tumbuhnya kesadaran Bela Negara bagi anggota Pramuka Penegak untuk memperkuat Ketahanan Nasional.
These researches have a purpose to understand and prove the relation between Boys Scout activities with the early stage of Preface Education of Defense the Country for strengthen the National Endurance. The method of interpretation data conducted closely and opened by interview technique and admission filling of unquote towards Boys Scout Instructor in schools and admission filling of unquote for Enforcer Boys Scout by Purposive Random Sampling. The using analysis is the analysis that has the character of the qualitative descriptive and simply quantitative. The participant of education understand good enough to admission filling unquote, Although in some cases still be needed raising of understanding and execution about Elementary Principle and The Methodic of Boys Scout for Instructor guidance by sustainable or continuation. The intensity of participant to follow the practice and activity of common efficiency condition attainment have the relation which are significant positive equal to 0,836 and 0,778 at belief level 5%. Therefore, the intensity follows the practice and follows up by going through condition of common efficiency, which constitutes part of Boys Scout very good in forming character and personality. Thus the inferential is, that intensity excelsior follow the Boys Scout education through Boys Scout movement activity and also attainment excelsior the result of common efficiency condition test hence excelsior also the growing of awareness of Defense the Country for the member of Enforcer Boys Scout to strengthen the National Endurance.
Kata Kunci : Ketahanan Nasional,Gerakan Pramuka,Pendidikan Bela Negara, The relevance of Country Defense, Boys Scout Activity, National Endurance