Laporkan Masalah

Analisis Curahan Tenaga Kerja pada Usahatani di Kabupaten Gunung Kidul

ANINDITA GUSTIWATI, Dr. Ir. Lestari Rahayu Waluyati, M.P.; Dr. Ir. Any Suryantini, M.M.

2012 | Skripsi | S1 EKONOMI PERTANIAN DAN AGRIBISNIS

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui perbedaan curahan tenaga kerja dalam keluarga (TKDK) dan tenaga kerja luar keluarga (TKLK) dalam usahatani, antar musim (MK 1 dan MH) pada lahan irigasi teknis dan tadah hujan, dan (2) mengetahui faktor–faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi besarnya curahan tenaga kerja di kabupaten Gunung Kidul. Penelitian ini menggunakan 40 sampel, 20 sampel petani pada lahan irigasi teknis dan 20 sampel petani pada lahan tadah hujan. Analisis ANOVA digunakan untuk menguji perbedaan curahan TKDK dan TKLK antar musim (MK 1 dan MH), dan antar jenis irigasi (irigasi teknis dan tadah hujan). Faktor–faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi besarnya curahan tenaga kerja pada usahatani di kabupaten Gunung Kidul di analisis dengan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa curahan TKLK pada setiap musim tanam lebih besar daripada curahan TKDK, baik pada lahan irigasi teknis maupun tadah hujan. Faktor-faktor sosial ekonomi yang berpengaruh secara positif terhadap penggunaan curahan tenaga kerja adalah pendidikan petani, jumlah tanggungan, dan musim tanam MK 1.

The objectives of this study are (1) to know the difference of labor time-allocation between family labor and non family labor between two seasons (dry season and rainy season) on the techical irrigation and rainfed rice field, (2) to know the social economy determinant factors of labor time allocation on farming in Gunung Kidul District. This research uses 40 samples, it consists of 20 farmers cultivating technical irrigation rice field and 20 farmes cultivating rainfed rice field. The ANOVA test is used to test the differences in using labor time allocation between family labor and non family labor and between seasons (dry season and rainy season) and between technical irrigation and rainfed rice field. The socio-economic determinant factors of hiring labor in Gunung Kidul District is analyzed by multiple linear regression. The result shows that the using of non family labors on dry season and rainy season, also on technical irrigation and rainfed rice field is higher than family labors. Socio-economic determinant factors of labor time allocation on farming are farmer’s education, number of household member, and dry season.

Kata Kunci : curahan waktu kerja, tenaga kerja, usahatani, musim tanam, irigasi

  1. S1-2012-255399-abstract.pdf  
  2. S1-2012-255399-bibliography.pdf  
  3. S1-2012-255399-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2012-255399-title.pdf