Laporkan Masalah

Pengaruh Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah di Indonesia melalui Akuntabilitas Pemerintah Daerah sebagai Variabel Intervening

Toni Rahadiyanto, Prof. Dr. Abdul Halim, M.B.A., Ak., CA.

2023 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Dalam rangka mencapai tujuan Negara Republik Indonesia sesuai Undang-undang Dasar 1945 yang bebunyi “memajukan kesejahteraan umum”, maka Pemerintah berupaya untuk meningkatkan kemakmuran warga masyarakat Indonesia. Sejalan dengan itu, desentralisasi fiskal yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah semakin memperbesar kewenangan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan masing.

Pemberian kewenangan dalam desentralisasi tersebut diikuti oleh kewajiban bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan akuntabilitas pemerintah daerah. Akuntabilitas ini antara lain dilakukan dalam bentuk akuntabilitas keuangan dan akuntabilitas kinerja. Adanya desentralisasi yang diberikan diimbangi dengan akuntabilitas diharapkan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi melalui akuntabilitas keuangan dan kinerja sebagai variabel intervening. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan akuntabilitas keuangan serta kinerja berpengaruh positif dan signifikan pada pertumbuhan ekonomi. Desentralisasi juga berpengaruh positif signifikan terhadap akuntabilitas keuangan dan kinerja.

Berdasarkan hal tersebut, telah dilakukan pengujian secara path analysis dan uji sobel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel akuntabilitas keuangan dan kinerja dapat berperan sebagai variabel intervening yang mempengaruhi variabel desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Indonesia.

In order to achieve the objectives of the Republic of Indonesia in accordance with the 1945 Constitution, which reads "to advance public welfare", the Government seeks to increase the prosperity of Indonesian citizens. In line with that, the fiscal decentralization granted by the central government to regional governments has further enlarged the authority of regional governments in managing their respective finances.

The granting of authority in decentralization is followed by an obligation for regional governments to increase local government accountability. This accountability is in the form of financial accountability and performance accountability. The existence of decentralization provided balanced with accountability is expected to increase the economic growth of the community.

This study aims to analyze the effect of fiscal decentralization on economic growth through financial and performance accountability as intervening variable. The results of the study show that economic growth, financial and performance accountability have a positive and significant effect on economic growth. Decentralization also has a positive and significant effect on financial and performance accountability.

This study aims to analyze the effect of fiscal decentralization on economic growth through financial and performance accountability as intervening variable. The results of the study show that economic growth, financial and performance accountability have a positive and significant effect on economic growth. Decentralization also has a positive and significant effect on financial and performance accountability.

Based on this, path analysis and sobel tests have been carried out. The test results show that financial and performance accountability variables can act as intervening variable that affect the fiscal decentralization variable on the economic growth of districts/cities in Indonesia.

Kata Kunci : desentralisasi fiskal, akuntabilitas, akuntabilitas keuangan, akuntabilitas kinerja, pertumbuhan ekonomi, variabel intervening, path anaylsis, uji sobel.

  1. S2-2023-470860-abstract.pdf  
  2. S2-2023-470860-bibliography.pdf  
  3. S2-2023-470860-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2023-470860-title.pdf