Determinan Kebahagiaan Perspektif Maqashid Syariah: data IFLS 5
Sumardi, Prof. Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.,Sc.;Dr. Duddy Roesmara Donna, S.E., M.Si.
2023 | Tesis | S2 Agama dan Lintas Budaya
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh religiositas, kesehatan, pendidikan, pernikahan, dan pendapatan terhadap tingkat kebahagiaan individu Muslim di Indonesia, dengan menggunakan perspektif maqashid syariah. Melalui pendekatan kuantitatif, data sekunder dari Indonesia Family Life Survey (IFLS) 5 tahun 2014 yang diperoleh dari RAND IFLS digunakan dalam penelitian ini. Kebahagiaan individu didasarkan pada perhitungan indeks kebahagiaan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dijelaskan dalam buku Indeks Kebahagiaan 2017, dan menjadi variabel dependen. Jumlah observasi dalam penelitian ini adalah 9,276 individu dengan usia 19 - 64 tahun. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi dengan model Ordinary Least Square (OLS). Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti pendapatan, pernikahan, pendidikan, religiositas, salat, dan kesehatan memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap kebahagiaan individu. Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa pendapatan yang lebih tinggi, pendidikan yang lebih tinggi, religiositas, salat, kesehatan yang lebih baik, dan menikah dapat meningkatkan kebahagiaan individu. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi kebahagiaan individu Muslim di Indonesia dari perspektif maqashid syariah. Melalui pendekatan ini, penelitian ini melengkapi keterbatasan studi literatur sebelumnya yang hanya berfokus pada kebahagiaan subjektif dan variabel sosioekonomi. Diharapkan bahwa hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan yang berharga dalam memahami kebahagiaan individu Muslim di Indonesia, serta mendorong pengembangan pemikiran dalam konteks kebahagiaan yang lebih holistik dan berbasis pada prinsip-prinsip kepercayaan yang mendasarinya.
This study aims to explore the influence of religiosity, health, education, marital status, and income on the level of happiness among Muslim individuals in Indonesia, using the perspective of maqashid syariah. A quantitative approach was employed, utilizing secondary data from the Indonesia Family Life Survey (IFLS) in 2014, obtained from RAND IFLS. The individual happiness was based on the calculation of the happiness index by Badan Pusat Statistik (BPS), as described in the book “Indeks Kebahagiaan 2017,” and served as the dependent variable. The study consisted of a total of 9,276 observations. The research sample was restricted to individuals aged 19-64 years. The analysis method used in this study was regression using the Ordinary Least Square (OLS) model. The findings of this research indicate that factors such as income, marital status, education, religiosity, prayer, and health have a significant positive influence on the individual happiness. These findings are consistent with previous studies that show higher income, higher education, religiosity, prayer, health, and married can enhance individual happiness. This study contributes significantly to the understanding of factors influencing the happiness of Muslim individuals in Indonesia from the perspective of maqashid syariah. By adopting this approach, the research complements the limitations of previous literature that focused solely on subjective happiness and socioeconomic variables. It is hoped that the results of this study will provide valuable insights into understanding the happiness of Muslim individuals in Indonesia and encourage the development of holistic and belief-based thinking in the context of happiness.
Kata Kunci : kebahagiaan, maqashid syariah, religiositas, IFLS