Prarancangan Pabrik Anilin dari Fenol dan Amonia dengan Kapasitas 40.000 ton/tahun
Ilham Ichlasul Amal, Prof. Ir. Chandra Wahyu Purnomo, S.T., M.E., M.Eng., D.Eng., IPM
2023 | Skripsi | TEKNIK KIMIA
Pada tugas prarancangan ini akan dikaji mengenai pendirian pabrik anilin dengan bahan baku utama fenol dan ammonia. Anilin sendiri memiliki sangat banyak sekali kegunaan seperti industri karet sebagai senyawa accelerator, industri petisida sebagai prekursor, industri cat sebagai pewarna dan juga farmasi sebagai bahan baku pembuat obat serta masih banyak lainya. Sehingga hal tersebut mendorong adanya peningkatan permintaan anilin di industri.
Pabrik anilin ini direncanakan untuk dibangun pada tahun 2027 dengan kapasitas 40.000 ton/tahun yang akan beroperasi selama 24 jam/hari dan 330 hari selama satu tahun. Bahan baku akan dibeli pada fase cair kemudian dilakukan pretreatment untuk menyesuaikan fase dan suhu sebelum masuk reaktor. Umpan fenol sebanyak 49298,3296 ton/tahun dan ammonia 8856,6959 ton/tahun masuk reaktor fixed bed yang beroperasi secara adiabatis dengan perbandingan 1:2,2 (ratio mol) dalam fase gas. Produk yang dihasilkan adalah anilin sebagai produk utama dengan hasil samping diphenylamine. Pemurnian produk anilin dilakukan dengan mengumpankan hasil ke menara distilasi. Dengan proses tersebut didapatkan produk anilin yang memiliki kemurnian sebesar 98%.
Lokasi pabrik anilin ini akan berada di Gresik, Jawa Timur dengan luas tanah total sebesar 12.000 m2. Tenaga kerja yang diperlukan untuk operasional pabrik ini adalah 200 orang. Untuk kebutuhan utilitas sendiri pabrik ini memerlukan air sebesar 123.876,3683 kg/jam yang diambil dari air laut sekitar pabrik. Sementara itu untuk kebutuhan listrik sebesar 556,1989 kW akan disuplai dari PLN.
Dalam memulai produksinya, dibutuhkan investasi modal tetap sebesar US$ 24.204.778,02 dan modal kerja sebesar US$ 19.002.299,85, sehingga didapat faktor lang sebesar 6,33. Pabrik aniline ini dikategorikan high risk dengan perhitungan evaluasi ekonomi sebagai berikut. Memiliki ROI before tax sebesar 51,96 %, ROI after tax 36,37 %, POT before tax sebesar 1,61 tahun, POT after tax sebesar 2,16 tahun, BEP 40,13 %, SDP 26,50%, dan DCFRR 26,98%. Berdasarkan nilai parameter evaluasi ekonomi di atas, pabrik ini menunjukkan potensi ekonomi yang menarik untuk dikaji lebih lanjut.
Kata Kunci : Anilin, Fenol, Amonia.