PENGORGANISASIAN DAN KETENAGAKERJAAN PADA DIVISI KERAJINAN DAN MEBEL (Studi Kasus di Koperasi Jasa Usaba Bersama Puspetasari, Ceper, Klaten)
Birgitta Karlina Pritta , Ir. Siswantoyo Dipodiningrat, M.S.
2006 | Skripsi | S1 KEHUTANANLatar belakang penelitian adalah industri perkayuan memberikan kontribusi bagi pendapatan nasional dan pendapatan daerah, menyerap tenaga kerja, dan mempunyai fungsi-fungsi pengorganisasian. Tujuan dari penelitian adalah untuk identifikasi proses produksi, mengetahui sistem pengorganisasian, mengetahui sistem pengadaan karyawan, mengetahui penilaian prestasi kerja, dan mengetahui sistem pemberian kompensasi dalam perusahaan. Penelitian menggunakan metode deskriptif sehingga analisis hasil diuraikan secara mendetail tentang latar belakang, sifat-sifat serta karakterkarakter yang khas. Data yang diambil berupa data sekunder dan data primer. Pengumpulan data dilakukan dengan studi lapangan melalui pengamatan (observasi) dan wawancara serta studi pustaka melalui arsip-arsip dan sumbersumber yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi menggunakan cara manual dan mekanis dengan melalui delapan tahap untuk produk utuh dan sembilan tahap untuk produk lipatan-lepasan. Sistem pengorganisasian menunjukkan Divisi Kerajinan dan Mebel merupakan unit usaha semi otonom dengan bentuk organisasi lini dan staf dan departemenisasi berdasarkan produk. Pengadaan karyawan telah direncanakan dan pelaksanaannya tergantung pada kebijakan perusahaan sesuai kondisi dan strategi bisnis perusahaan. Penilaian prestasi kerja menggunakan Rating scale (skala nilai) dengan penilaian berupa hasil pekerjaan dan hal-hal yang terkaitan dengan pekerjaan. Sistem kompensasi yang diberikan baik karena memperhitungkan standar pemerintah, memperhitungkan keselamatan dan kesejahteraan karyawan, dan memperhitungkan insentifbagi karyawan.
The research background was wood industries which had contribution to national and local income, reserved workers, and had functions as general organization. The research aimed at identifying production process, organizing system, workers levying system, work achievement assessment, and how the company gave compensation to employ. Description method was used in the research, so the results were detailed decrypted for company background, aspects, and special characters. Primary and secondary data were taken in field study by observing, interviewing, and literature studying on company documents and archives supporting the research. The result showed that the production process used manual and mechanic ways with eights-levels for complete products and with nine-levels for folded-released products. Organizing system showed that Furniture and Handicraft Division was semi autonomy trading unit with line and staff organization model. Work Division based on product with span of control one to nine persons in management level. The worker levying was planned by Human Resource Department and the operation was based on the company policy in business strategy and condition. Rating scale was used to asses work results of workers and other related aspects. The compensation system given by company was based on government standard, worker safety and prosperity, and also incentive for workers .
Kata Kunci : Pengorganisasian, Ketenagakerjaan, Proses Produksi