PERILAKU HARIAN KERJA HITAM DARE (Macaca maura) DI KAWASAN KARAENTA TAMAN NASIONAL BANTIMURUNG-BULUSARAUNG KABUPATEN MAROS-PANGKEP, PROPINSI SULAWESI SELATAN
LATHIFAH HANUM DYAH MALYAWATI, Dr. Ir. Djuwantoko, M.Sc.
2006 | Skripsi | S1 KEHUTANANPenelitian mengenai Kera Hitam Dare (Macaca maura) masih sedikit sekali dilakukan sehingga menyebabkan minimnya informasi mengenai spesies ini. Hal ini akan berimbas pada kurang optimalnya pengelolaan terhadap populasinya. Salah satu hal yang perlu diketahui dalam pengelolannya adalah tentang perilaku dan pergerakan harian Macaca maura guna mengetahui waktu-waktu yang tepat dari perilakunya dalam beraktivitas, sehingga diharapkan dapat menambah informasi yang telah ada sebelumnya yang diperlukan dalam upaya konservasi dari Macaca maura ini. Jumlah anggota kelompok Macaca maura yang diamati dalam penelitian di kawasan Karaenta ini berjwnlah 23 ekor dengan klasifikasi berdasar kelompok umumya adalah sebagai berikut : 9 ekor jantan dewasa (adult male), 7 ekor betina dewasa (adult female), 5 ekor juvenile, dan 2 ekor infant. Metode yang digunakan adalah focal group sampling yaitu pengarnatan terhadap perilaku-perilaku tertentu pada suatu kelompok satwa dengan mencatat jenis perilaku, waktu yang diperlukan, dan tempat terjadinya perilaku. Kolompok Macaca maura tersebut mulai turun dari pohon tidurnya sekitar pukul 5-6 pagi atau ketika matahari mulai bersinar, lalu mencari makan di pennukaan tanah dirnana pergerakannya dimulai oleh pirnpinan kelompok. Setelah beberapa lama kemudian mulai naik ke atas pohon-pohon atau menuju ke semak-semak dan kembali lagi untuk tidur sekitar pukul 5-6 sore. Berdasarkan hasil pengarnatan, perilaku yang paling banyak dilakukan adalah perilaku makan dengan nilai N total sebesar 2018, diikuti perilaku grooming sebesar 1652, perilaku bergerak sebanyak 909, perilaku istirahat sebanyak 263, perilaku berteriak sebanyak 99, sedangkan perilaku yang paling sedikit dilakukan adalah perilaku kawin dengan nilai N total hanya 19. Macaca maura lebih banyak beraktivitas di pagi hari, sedangkan di sore hari aktivitas mereka sangat sedikit sekali. Rata-rata perjalanan yang ditempuh Macaca maura dari pagi hingga sore hari adalah sejauh 1,8 km. Biasanya Macaca maura melakukan perpindahan pohon tidur yang tidak jauh dari pohon tidur malam sebelurnnya. Pola pergerakan Macaca maura bergantung pada kebutuhan pakan. Daerah yang biasa dilewati dan dikunjunginya adalah daerah yang banyak swnber pakannya.
A study on Kera Hitam Dare (Macaca maura) is very few so result to minimal information about the species. It will lead less optimal management on its population. One thing need to know in its management is about daily behavior and daily movement of Macaca maura to identify appropriate time of its behavior in doing activities. It is expected that the research can add information that is required in attempt of Macaca maura conservation. Amount of member of Macaca maura group observed in this research in Karaenta zone were 23 with classification based on age group as follow: 9 adult males, 7 adult females, 5 juveniles, and 2 infants. Method used was focal group sampling which observe on certain behavior in one group by recording the kind of behavior, the times was needed, and the places was happen . Group of Macaca maura begin go down from their sleeping tree at about 5-6 am or when sun start rise, then look for food on the forest floor where their movement was started by the alpha-male. After long time, they began go up to trees or to bushes and sleep again at 5-6 pm. Based on results of observation, behavior most done was eating with total N value of 2018, followed with grooming of 1652, moving of 909, resting of 263, calling of 99, whereas the least done behavior was mating with total N value only 19. Macaca maura do more activity in the morning, while in the afternoon they only do very less activity. Average traveling Macaca maura did from morning to afternoon was 1,8 km. Usually, Macaca maura changed sleeping tree not far from previous sleeping tree. Macaca maura movement pattern depends on food need. Area they passed and visited was area rich of food.
Kata Kunci : Kawasan Karaenta Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, Macaca maura, Perilaku harian, Pergerakan harian.