PENGARUH BEBERAPA JENIS MULSA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT CANGKOK CEMARA UDANG (Casuarina equisetifolia Linn. var. incana) DI LAHAN PANTAI BERPASIR
YULIARTI RAHAYU, Dra. Winastuti Dwi Atmanto, MP. dan Ir. Widaryanti Wahyu Winarni, MP.
2006 | Skripsi | S1 KEHUTANANLahan pantai di Indonesia luas, tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal, karena kualitas tempat tumbuh di daerah pantai berpasir rendah. Salah satu upaya yang bisa ditempuh adalah melakukan penanaman tanaman rehabilitasi lahan pantai berpasir dengan menggunakan tanaman Cemara Udang (Casuarina equisetifo/ia). Pennasalahan yang dihadapi adalah kondisi lingkungan lahan pantai yang kurang menguntungkan untuk proses pertumbuhan tanaman, antara lain : kuatnya hembusan angin, miskinnya bahan organik, kadar air dan unsur hara yang rendah, suhu udara dan tanah tinggi serta evaporasi besar. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh beberapa jenis mulsa organik terhadap perbaikan kualitas tapak pantai berpasir dan pertumbuhan bibit cangkok C. equisetifolia. Penelitian ini dilaksanakan di pantai Kuwaru (kawasan pantai Pandansimo ), Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul. Penanaman menggunakan Rancangan Acak Lengkap (CRD). Perlakuan yang diberikan pada tanaman C. equisetifo/ia antara lain : perlakuan pemulsaan dengan 4 jenis mulsa organik antara lain : jerami, pupuk kandang, serabut kelapa, dan seresah cemara udang dan perlakuan tanpa pemulsaan sebagai kontrol. Pada penelitian ini kualitas pertumbuhan tanaman C. equisetifo/ia ditentukan dengan persen hidup, pertumbuhan tinggi dan pertambahan diameter batang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mulsa pupuk kandang berpengaruh paling baik terhadap perbaikan kualitas mpak pantai berpasir yaitu meningkatkan kadar C sebesar 0,12 %, bahan organik sebesar 0,2 %, N sebesar 6,08 ppm, K sebesar 0, 15 me/I 00 gr, dan KPK sebesar 3,81 me/100 gr serta persen hidup tanaman C. equisetifolia sebesar 47,62 %. Pemberian mulsa serabut kelapa berpengaruh paling baik terhadap pertambahan diameter batang tanaman C. equisetifolia dengan rerata pertambahan diameter sebesar 0, 12 cm.
Coastal lands in Indonesia are wide, but they are not exploited maximally yet, because the site index in sandy coast area is lower. One of efforts can be through is cultivation of sandy coast land rehabilitation crops using Casuarina equisetifolia tree. Problems faced are the environment condition of coast land which less beneficial for the process of growth of crop, such as it's strength of wind blowing, poor of organic materials, water ground and nutrients ground are low, high air and land temperature and also high evaporation. This research objectives are to learn the effect of some types of organic mulches to repair of quality tread sandy coast and to transplant seed of C. equisetifolia growth. This research was took place on Kuwaru beach (Pandansimo Shore area), Countryside of Poncosari, Srandakan District, Sub-Province of Bantul. The cultivation used Complete Random Design (CRD). The treatment that's gived to C. equisetifo/ia are mulching treatment by 4 types of organic mulches are hay, dung manure, coconut fiber, and litter of C. equisetifo/ia tree and without mulching treatment as control. In this research quality of C. equisetifo/ia growth determined with live percent, high growth and stem diameter accretion. The result of research indicate that giving of dung manure had the best effect to repair of quality tread sandy coast and live percent of C. equisetifolia. Coconut fiber mulch had the best effect to diameter accretion of C. equisetifo/ia with average of diameter accretion is 0, 12 cm.
Kata Kunci : rehabilitasi lahan pantai berpasir, perbaikan kualitas tapak pantai berpasir, mulsa organik