Laporkan Masalah

KAJIAN NERACA AIR SECARA HIDROMETEOROLOGI SUB DAS KUNING, DASOPAK, DAERAH ISTIMEW A YOGYAKARTA

W AHYONO RESTANTO , Ir. Supriyandono, M. Sc. dan Hanna Suryatinojo, S. Hut.

2006 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Air merupakan salah satu sumber kehidupan yang mutlak diperlukan oleh manusia dan semua makhluk hidup di dunia Perkembangan pembangunan di segala bidang menyebabkan penurunan kondisi hidrologis suatu DAS (Daerah Aliran Sungai) yang hampir merata di Indonesia. DAS yang berfungsi sebagai storage air dalam musim penghujan langsung mengalir sebagai aliran permukaan bahkan menyebabkan banjir dan pada rnusim kemarau, aliran base flow sangat kecil bahkan pada beberapa sungai tidak ada aliran. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui neraca air sub DAS Kuning, DAS Opak, Daerah lstimewa Y ogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Thomthwaite dan Mather (1957). Data yang digunakan adalah data curah hujan rata-rata bulanan, data suhu udara rata­rata bulanan dan nilai water holding capacity suatu daerah. Evapotranspirasi potensial dihitung dengan kombinasi antara suhu udara dan letak lintang suatu daerah, selanjutnya ditentukan besamya surplus dan defisit. Prediksi aliran pennukaan yang terjadi adalah 50% dari surplus tersedia bulan berikutnya untuk menjadi aliran permukaan. Hasil penelitian rnenunjukkan, daerah Plunyon (hulu) evapotranspirasi potensial I 092,00 mm/tahun (30,56% dari curah hujan tahunan), defisit air berlangsung selama 2 bulan yaitu bulan Agustus (21,45 mm) dan Septemer (34,47 mm) dengan jurnlah 55,92 mm. Surplus terjadi selama l O bulan dari bulan Oktober-Juli seliesar 2536,94 mm. Aliran permukaan terjadi pada bulan Oktober-Agustus sebesar 1812,46 mm. Daerah Bronggang (tengah) evapotranspirasi potensial 1364, 11 mm/tahun (59,46% dari curah hujan tahunan), defisit air berlangsung selama 6 bulan yaitu pada bulan Mei-Oktober sebesar 235,84 mm. Surplus terjadi selama 6 yaitu pada bulan November-April sebesar l 165,71 mm. Aliran permukaan terjadi selama 7 bulan pada bulan November-Mei sebesar 834,19 mm. Daerah Santan (hilir) evapotranspirasi potensialnya 1671,06 mrn/tahun (79,59% dari curah hujan tahunan), defisit air terjadi selama 6 bulan pada bulan Mei-Oktober sebesar 444,40 mm. Surplus terjadi selama 6 bulan pada bulan November-April sebesar 872,79 mm. Aliran permukaan terjadi selama 7 bulan pada bulan November-Mei sebesar 619,45 mm.

Kata Kunci : neraca air, evepotranspirasi, aliran permukaan, defisit dan surplus air

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliografi.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf