Laporkan Masalah

MENGGALI PENGALAMAN RELAWAN DALAM MENANGGAPI KELEKATAN DAN TRANSFERENS DARI ANAK-ANAK PENYINTAS BENCANA PASCAPENDAMPINGAN

Alivia Wisanti Saniadji, Siti Waringah, Dra., M.Si., Psikolog

2023 | Skripsi | PSIKOLOGI

Erupsi Gunung Semeru bulan Desember 2021 memberi peluang bagi Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mengirimkan tim relawan tanggap bencana. Salah satu tugas tim relawan UGM adalah melaksanakan program Layanan Dampingan Psikososial (LDP) di MI Miftahul Ulum Supiturang. Karena itu, dalam menjalankan tugasnya, tim relawan UGM menjalin hubungan kelekatan dengan anak-anak penyintas bencana erupsi Gunung Semeru di sekolah MI Miftahul Ulum Supiturang. Terjalinnya kelekatan membuat anak-anak penyintas perempuan berupaya mempertahankan hubungan kelekatan yang dimiliki melalui pengiriman pesan dan panggilan telepon kepada relawan setelah program selesai dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami dinamika tanggapan relawan terhadap bentuk tingkah laku lekat berupa perilaku mengirim pesan dan panggilan telepon oleh anak-anak penyintas. Khususnya dinamika tanggapan berupa pengabaian, pengurangan, dan pemblokiran terhadap pesan dan panggilan telepon yang merupakan tindakan kontraproduktif dan bertentangan dengan langkah awal yang dibangun. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam semi-terstruktur kepada lima partisipan yang ditentukan melalui teknik purpose sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua partisipan, awalnya merespons dengan baik usaha anak-anak penyintas untuk mempertahankan hubungan kelekatan. Namun, setelah hal itu berlangsung lebih lama serta dirasa mengganggu kegiatan, beberapa relawan mulai mengubah cara menanggapi, mulai mengurangi respons hingga menghentikan komunikasi. Hasil penelitian juga menemukan adanya rasa connectedness (keterhubungan) pada partisipan yang masih berkomunikasi dengan anak-anak penyintas. Adapun partisipan yang mengurangi dan menghentikan komunikasi diketahui mengalami burnout syndrome (sindrom kelelahan) selama berkomunikasi dengan anak-anak penyintas, terutama setelah program LDP selesai.

Mount Semeru eruption in December 2021 gave Universitas Gadjah Mada (UGM) opportunity to help through volunteer team. One of their duties is to carry out a Pyschosocial Support Service (LDP) program in MI Miftahul Ulum Supiturang school. Therefore, when doing their job, the UGM volunteer team established an attachment relationship with child survivors of the Mount Semeru eruption at MI Miftahul Ulum Supiturang school. When the program ended, the girl survivors tried to preserve their relationships with the volunteers by exchanging messages and phone calls through social media. This study aims to explore and understand the dynamics of volunteers' responses to attachment behavior in the form of sending messages and making phone calls by the child survivors. Especially the dynamics in the form of ignoring, withdrawing, and blocking messages and phone calls that is counterproductive and contrary to the initial motive. This research was conducted using qualitative methods with a phenomenological approach. Data were collected using semi-structured interviews with five participants that obtained through purpose sampling. The data were analyzed using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) technique. This study's findings revealed that initially, the participants responded positively to the child’s expressions. But over time, those expressions were seen as bothering to some of the individuals, and they began to show different reactions by reducing or even ending their communication. Findings also found a sense of connectedness among participants who continued communicating with the child survivors. Participants who reduced or stopped communication were found to experience burnout syndrome during their communication with the child survivors. 

Kata Kunci : tim relawan UGM, usaha anak-anak penyintas bencana mempertahankan hubungan kelekatan, penelitian kualitatif

  1. S1-2023-445920-abstract.pdf  
  2. S1-2023-445920-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-445920-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-445920-title.pdf