Pengaruh Teras Gulud Terhadap Kehilangan Hara Makro Akibat Erosi Pada Beberapa Lereng di Lahan Jati KPH Ngodo, Blora
FAHLIAN JOHANSYAH, Prof. Dr. Ir. Bambang Hendro Sunarminto, S.U.; Prof. Dr. Ir. Azwar Ma'as, M.Sc.
2012 | Skripsi | S1 ILMU TANAHPenelitian yang berjudul ”Pengarh Sistem Teras Gulud Terhadap tingkat Kehilangan Hara Makro Akibat Erosi pada Lahan Tanaman Jati (Tectona grandis) Perum Perhutani di KPH Ngodo, Randublatung, Blora” bertujuan untuk mengetahui 1) peran sistem teras gulud dalam mengurangi tingkat kehilangan unsur hara pada lapisan top soil dengan kondisi kelerangan yang berbeda di lahan jati dan 2) jumlah hara makro yang mungkin hilang saat erosi pada tiap kelerengan di lahan jati. Penelitian ini merupakan proyek Puslitbang Perhutani yang dilakukan di lahan tegakan tanaman jati di KPH Ngodo, Blora dengan menggunakan factorial Completely Randomized Design (CRD) dengan dua faktor tanpa pengulangan yaitu faktor kelerengan meliputi tingkat kelerengan 17.63%, 31.63%, 40.75% dan faktor konservasi meliputi non konservasi dan teras gulud. Hasil yang diperoleh menunjukkan plot dengan teras gulud memiliki kandungan bahan organik, asam humat, dan asam fulvat yang lebih banyak pada semua tingkat kelerengan daripada plot non konservasi namun perbedaannya tidak nyata. Jumlah unsur hara makro (N, P , K, Ca dan Mg) yang terbawa erosi pada plot teras gulud lebih sedikit dibandingkan plot non konservasi pada seluruh tingkat kelerengan dengan perbedaan yang nyata dan sangat signifikan. Hasil pengukuran erosi aktual di lapangan menunjukkan jumlahnya mengikuti tingkat curah hujan.
The research entitled ”The Effect of Contour Terrace for Macro Nutrients Loss Level Due to Erosion at Some Slopes in Teak Fields KPH Ngodo, Blora” the aim of this research was to investigate 1) contour terrace system role in reducing the rate of loss of nutrients in top soil layers with different slope conditions in teak fields and 2) amount of macro nutrients that may be lost while erosion on each slope in teak fields. This research is a project of Puslitbang Perhutani conducted in the fields of standing crops of teak in KPH Ngodo, Blora by using Completely Randomized Design factorial (CRD) with two factors without repetition the slope factors include the slope 17.63%, 31.63%, 40.75% and conservation factors include non-conservation and contour terrace. The results obtained show a plot with contour terrace contain organic matter, humic acid, and fulvic acid is more than the slope at all levels of non-conservation plot, but the difference is not significant. The number of macro nutrients (N, P, K, Ca and Mg) are carried erosion on the contour terrace plot less than non-conservation at all levels with different gradients of the real and very significant. The results of the actual erosion measurements in the field shows the number following the rainfall rate.
Kata Kunci : teras gulud, erosi aktual, kelerengan, tanaman jati, hara makro