Laporkan Masalah

Hubungan Jenis Kelamin dengan Ekspresi Merlin pada Pasien Meningioma

Brahmastra Audi Oviry, dr. Ery Kus Dwianingsih, Ph.D., Sp.PA(K); dr. Rusdy Ghazali Malueka, Ph.D., Sp.S(K); dr. Kusumo Dananjoyo, M.Sc., Sp.S(K)

2023 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Pendahuluan: Meningioma adalah tumor intrakranial primer yang paling umum dan merupakan tumor yang dapat tumbuh pada laki-laki maupun perempuan. Faktor utama yang menyebabkan terbentuknya meningioma adalah ekspresi merlin, sebuah protein penekan tumor yang dikodekan oleh Gen NF2.  Berdasarkan penelitian sebelumnya Meningioma memiliki insidensi lebih dari 2 kali lebih sering pada jenis kelamin perempuan dibandingkan laki-laki. Hal ini dapat terjadi karena adanya faktor perbedaan hormonal. Hubungan antara ekspresi merlin dengan jenis kelamin masih kurang jelas dan perlu diteliti lebih lanjut. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara ekspresi merlin dengan jenis kelamin pada pasien meningioma. Metode: Penelitian ini merupakan studi potong lintang dengan populasi penelitian yaitu pasien meningioma di RS. Dr. Sadjito Yogyakarta. Subjek penelitian ini adalah pasien yang didiagnosis dengan tumor meningioma dengan lokasi intrakranial. Identifikasi ekspresi merlin/NF2 dilakukan menggunakan sampel formalin-fixed parafin-embedded (FFPE) melalui metode immunohystochemistry (IHC). Sedangkan data jenis kelamin diambil dari rekam medis pasien. Uji statistik yang digunakan untuk menentukan hubungan ekspresi merlin dan jenis kelamin yaitu uji chi square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara ekspresi merlin dengan jenis kelamin(p=0,033). Variabel lain seperti ekspresi PR (p=0,078) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ekspresi merlin. Sedangkan usia (p=0,561) dan derajat meningioma (p=0,548) tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ekspresi merlin. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara ekspresi merlin dengan jenis kelamin.

Background: Meningioma is the most common primary intracranial tumor and can grow in both men and women. The main factor causing meningioma development is the expression of merlin, a tumor suppressor protein encoded by the NF2 gene. Based on previous studies, Meningioma has an incidence of more than 2 times more often in women than men. This can occur due to hormonal differences. The relationship between merlin expression and gender is still unclear and needs further investigation. Purpose: To determine the relationship between merlin expression and gender in meningioma patients. Methods: This study was a cross-sectional study with a study population of meningioma patients at the Dr. Sadjito Hospital Yogyakarta. The subjects of this study were patients diagnosed with meningioma tumors with an intracranial location. Identification of merlin/NF2 expression was carried out using formalin-fixed paraffin-embedded (FFPE) samples through the immunohystochemistry (IHC) method. Meanwhile, sex data was taken from the patient's medical record. The statistical test used to determine the relationship between Merlin expression and the location of meningioma is the chi square test. Results: The results of the analysis showed that there was a significant relationship between merlin expression and gender (p=0.033). Other variables such as PR [removed]p=0.078) had a significant effect on merlin expression. Meanwhile, age (p=0.561) and degree of meningioma (p=0.548) did not have a significant effect on Merlin expression. Conclusion: There is a significant relationship between merlin expression and gender.

Kata Kunci : Meningioma, Merlin, NF2, Tumor, Jenis Kelamin

  1. S1-2023-445293-abstract.pdf  
  2. S1-2023-445293-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-445293-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-445293-title.pdf