Laporkan Masalah

DETERMINAN AKSES INFORMASI KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA UGM

Lucky Arif Darmawan, Pembimbing materi : Dr. Supriyati, S.Sos., M.Kes; pembimbing metodologi : dr. Irwan Supriyanto, Ph.D., Sp.KJ

2023 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

ABSTRAK

Latar Belakang: Kesehatan mental memiliki peran penting dalam setiap aktifitas yang dilakukan mahasiswa. Sebagai mahasiswa mereka tidak hanya dihadapkan pada aktivitas akademik namun juga aktifitas lain yang berkaitan dengan non-akademik.Beberapa penyakit kejiwaan yang dapat ditemui pada mahasiswa antara lain seperti stress, penyalahgunaan obat-obatan, depresi, kecemasan, dan kesulitan tidur. Berangkat dari hal tersebut tidak jarang mahasiswa mulai mengakses informasi terkait dengan kesehatan mental. Dalam mengakses informasi mengenai kesehatan mental mahasiswa dapat mengakses melalui internet, buku, atau bertanya langsung kepada orang lain. Tidak jarang informasi atau layanan kesehatan mental yang mereka dapatkan dapat membantu mereka dalam menstabilkan kondisi mental mereka yang memiliki dampak besar dalam berbagai hal dalam perkuliahan seperti peningkatan nilai akademik atau tingkat kelulusan. Namun tentu terdapat beberapa faktor yang menentukan seorang mahasiswa dalam mengakses informasi kesehatan mental tersebut. 

Tujuan: Mengetahui berbagai determinan yang berpengaruh dengan akses informasi kesehatan mental oleh mahasiswa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain potong lintang. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan data sekunder. Subjek penelitian pada penelitian merupakan mahasiswa sarjana pada angkatan 2017, 2018, dan 2019. Hasil penilaian respon kuesioner literasi kesehatan mental terkait dengan pernah tidaknya mengakses informasi kesehatan mental akan dijumlahkan dan dikategorikan menjadi ya dan tidak pernah.

Hasil: Persentase akses informasi kesehatan mental pada mahasiswa Universitas Mada tergolong tinggi (98%). Terdapat hubungan signifikan antara jenis kelamin dengan akses informasi kesehatan mental dengan p-value 0,037. Proporsi akses informasi kesehatan mental terlihat perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. 

Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan salah satu determinan terhadap akses informasi kesehatan mental yaitu jenis kelamin. Pada mahasiswa UGM, jenis kelamin perempuan berhubungan dengan tingkat akses literasi kesehatan mental yang lebih baik dibandingkan dengan jenis kelamin laki-laki.

Kata kunci : Kesehatan mental, determinan, akses, mahasiswa, informasi kesehatan mental 


ABSTRACT

DETERMINANTS OF ACCESS TO MENTAL HEALTH INFORMATION IN UGM STUDENTS

Background: Mental health has an important role in every activity carried out by students. As students they are not only dealing with academic activities but also other non-academic related activities. Several psychiatric illnesses that can be found in college students include stress, drugs, depression, anxiety, and difficulty sleeping. Departing from this, it is not uncommon for students to start accessing information related to mental health. In accessing information about mental health students can access via the internet, books, or ask others directly. Not infrequently the mental health information or services they get can help them stabilize their mental condition which has a big impact on various things in college such as increasing academic scores or graduation rates. But of course there are several factors that determine a student in accessing mental health information.

Objective: To find out the various determinants that influence access to mental health information by students at Gadjah Mada University, Yogyakarta.

Methods: This study is an analytical study with a cross-sectional design. This research is a research that uses secondary data. The research subjects in this study were undergraduate students in the 2017, 2018, and 2019 batches. The results of the assessment of responses to the mental health literacy questionnaire related to never accessing mental health information will be totaled and grouped into yes and never.

Results: The percentage of access to mental health information among Mada University students is high (98%). There is a significant in relationship between gender and access to mental health information with a p-value of 0.037. The proportion of access to mental health information is seen by women (70.5%) higher than men (27.5%).

Conclusion: There is a significant relationship with one of the determinants of access to mental health information, namely gender. For UGM students, female gender is associated with a better level of access to mental health literacy compared to male gender.


Kata Kunci : Kata kunci : Kesehatan mental, determinan, akses, mahasiswa, informasi kesehatan mental

  1. S1-2023-429930-abstract.pdf  
  2. S1-2023-429930-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-429930-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-429930-title.pdf