Efek Ekstrak Daun Telang (Clitoria ternatea Linn.) Yang Mengandung Kuersetin Pada Penurunan Ekspresi Faktor Angiogenik (Gen VEGF) Pada Sel Kanker Payudara 4T1
Nickyta Azzahra, Prof. Dr. dr. Eti Nurwening S., M. Med. Ed., M. Kes; Wiwit Ananda Wahyu S., S.Keb., M.Sc.
2023 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER
Latar Belakang: Kanker payudara menjadi masalah kesehatan yang penting
di Indonesia maupun di dunia. Kanker payudara merupakan kanker dengan
prevalensi tertinggi nomor satu pada wanita di Indonesia. Sel kanker memiliki
kemampuan untuk tumbuh dengan besar dan dapat bermetastasis jika memiliki
vaskularisasi yang baik. Gen VEGF berperan penting dalam salah satu jalur
pembentukan neovaskularisasi (angiogenesis) pada kanker payudara. Kuersetin
memiliki aktivitas antiangiogenik dengan cara menghalangi jalur VEGF dengan menghambat
faktor transkripsi HIF-1a dan menginhibisi fosforilasi reseptor-2 VEGF. Daun telang
atau Clitoria ternatea Linn. mengandung
senyawa aktif kuersetin, suatu derivat flavonoid, yang diketahui memiliki efek
antikanker. Oleh karena itu, daun telang yang mengandung senyawa kuersetin diduga
dapat menurunkan ekspresi gen VEGF
pada sel kanker payudara 4T1.
Tujuan Penelitian: Mengetahui aktivitas anti-angiogenik ekstrak daun
telang (Clitoria ternatea Linn.) pada sel kanker payudara 4T1 dengan melihat
penurunan ekspresi gen VEGF.
Metode: Ekstrak daun telang disiapkan dengan cara maserasi menggunakan
ethanol 96%. Ekstrak daun telang ditentukan sitotoksisitasnya dengan MTT assay.
ekstrak yang dapat menghambat pertumbuhan sel sebesar 50% (IC50)
ditentukan dengan analisis probit. Ekspresi mRNA VEGF dihitung dengan
menggunakan reverse transcript PCR dan divisualisasikan menggunakan gel
elektroforesis.
Hasil: Hasil MTT assay dan analisis log probit menunjukkan nilai
IC50 ekstrak daun telang sebesar 851,5 µg/mL. Pada uji ekspresi
mRNA dengan pemberian ekstrak daun telang konsentrasi 225 µg/mL menunjukkan
penurunan VEGF sebanyak 4,2 kali lipat dibandingkan dengan kontrol.
Kesimpulan: Ekstrak daun telang menunjukkan penurunan ekspresi gen VEGF pada sel kanker payudara 4T1 secara in vitro.
Background:
Breast cancer is an important health problem in Indonesia and worldwide. Breast
cancer is the cancer with the number one highest prevalence in women in
Indonesia. Cancer cells have the ability to grow large and can metastasize if
they have good vascularization. The VEGF gene plays an important role in one of
the pathways for the formation of neovascularization (angiogenesis) in breast
cancer. Quercetin has antiangiogenic activity by blocking the VEGF pathway by
inhibiting the HIF-1a transcription factor and inhibiting VEGF receptor-2
phosphorylation. Butterfly pea leaves or Clitoria ternatea Linn. contain
the active compound quercetin, a flavonoid derivative, which is known to have
anticancer effects. Therefore, Butterfly pea leaves containing quercetin
compounds are thought to reduce VEGF gene expression in 4T1 breast cancer cells.
Aim of the study: To determine the anti-angiogenic activity of Butterfly pea leaf
extract (Clitoria ternatea Linn.) on 4T1 breast cancer cells by observing the
decrease in VEGF gene expression.
Methods:
Extract of butterfly pea leaves was prepared by maceration using 96% ethanol. Butterfly
pea leaf extract was determined for its cytotoxicity by MTT assay. extract that
can inhibit cell growth by 50% (IC50) was determined by probit
analysis. VEGF mRNA expression was quantified using reverse transcript PCR and
visualized using gel electrophoresis.
Results:
The results of the MTT assay and log probit analysis showed that the IC50
of the butterfly pea leaf extract was 851,5 µg/mL. In the mRNA expression test,
using a concentration of 225 µg/mL showed a 4,2-fold decrease in VEGF compared
to the control.
Conclusion: Butterfly pea leaf extract showed decreased VEGF gene expression in 4T1 breast cancer cells in vitro.
Kata Kunci : Kanker payudara, Clitoria ternatea Linn., 4T1, VEGF