PENGATURAN FLEKSIBILITAS KERJA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DAN PENGARUHNYATERHADAP KEPUASAN KERJA TENAGA KEPENDIDIKAN DI UNIVERSITAS ISLAM MALANG (UNISMA)
MUHAMMAD GHAOTSUL AD'ZHOM, Dr. Sumaryono, M.Si. dan I Wayan Nuka Lantara, M.si., Ph.D.
2023 | Tesis | S2 MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN TINGGI
Pandemi Covid-19 yang melanda indonesia berimbas tidak hanya kepada kesehatan saja, kegiatan pendidikan di Perguruan Tinggi pun merasakan imbasnya. berdasarkan peraturan pemerintah tentang penangan pandemi Covid-19. bagi perguruan tingi yang tidak memenuhi syarat luring maka harus melakukan pekerjaan dari rumah atau (FWA) Fleksible Working Arrangement. Unisma sedang mempersiapkan dirinya untuk menuju world class university, hal ini menjadi sangat menarik utuk diketahui respon PTS besar seperti Unisma dalam mengelola isu manajaemen pendidikan tinggi ditengah badai pandemi Covid-19. Pengertian pengaturan fleksibilitas kerja berkembang pesat di Eropa dan sebagian Amerika Bagi negara berkembang seperti Indonesia masih menjadi hal baru. Dengan keadaan pandemi Covid-19 pengaturan fleksibilitas kerja menjadi suatu keharusan. Dalam situasi pandemi setiap organisasi harus tetap mejaga atau menaikan kepuasan kerja karyawanya agar kualitas dari sebuah organisasi terjaga. ada tiga aspek pengaturan fleksibilitas kerja yang diperhatikan dalam menaikan kepuasan kerja pada masa pandemi yakni place flexibility, timing flexibility, dan time flexibility. Penelitian dilakukan kepada tendik Unisma berjumlah 119 untuk menguji apakah aspek-aspek pengaturan fleksibilitas kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja. Dan untuk mengidentifikasi upaya yang dilakukan oleh pimpinan Unisma dalam hal kepuasan kerja. Dengan menggunakan uji t parsial ditemukan hanya timing flexibility yang berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja. Dan juga ditemukan aspek timing flexibility dan time flexibility yang berpengaruh terhadap kepuasan kerja tendik perempuan
Pandemi Covid-19 yang melanda indonesia berimbas tidak hanya kepada kesehatan saja, kegiatan pendidikan di Perguruan Tinggi pun merasakan imbasnya. berdasarkan peraturan pemerintah tentang penangan pandemi Covid-19. bagi perguruan tingi yang tidak memenuhi syarat luring maka harus melakukan pekerjaan dari rumah atau (FWA) Fleksible Working Arrangement. Unisma sedang mempersiapkan dirinya untuk menuju world class university, hal ini menjadi sangat menarik utuk diketahui respon PTS besar seperti Unisma dalam mengelola isu manajaemen pendidikan tinggi ditengah badai pandemi Covid-19. Pengertian pengaturan fleksibilitas kerja berkembang pesat di Eropa dan sebagian Amerika Bagi negara berkembang seperti Indonesia masih menjadi hal baru. Dengan keadaan pandemi Covid-19 pengaturan fleksibilitas kerja menjadi suatu keharusan. Dalam situasi pandemi setiap organisasi harus tetap mejaga atau menaikan kepuasan kerja karyawanya agar kualitas dari sebuah organisasi terjaga. ada tiga aspek pengaturan fleksibilitas kerja yang diperhatikan dalam menaikan kepuasan kerja pada masa pandemi yakni place flexibility, timing flexibility, dan time flexibility. Penelitian dilakukan kepada tendik Unisma berjumlah 119 untuk menguji apakah aspek-aspek pengaturan fleksibilitas kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja. Dan untuk mengidentifikasi upaya yang dilakukan oleh pimpinan Unisma dalam hal kepuasan kerja. Dengan menggunakan uji t parsial ditemukan hanya timing flexibility yang berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja. Dan juga ditemukan aspek timing flexibility dan time flexibility yang berpengaruh terhadap kepuasan kerja tendik perempuan
Kata Kunci : Fleksibilitas Kerja, Kepuasan Kerja, manajemen, tendik perguruan tinggi.