Laporkan Masalah

EVALUASI AWAL PERTUMBUHAN TANAMAN JATI (Tectona grandis L.f) ASAL BIBIT HASIL OKULASl SELAMA 5 BULAN DI LAPANGAN

DESY EKANDARI, Prof Dr. Ir. H. Moch. Na'iem, M.Agr.

2006 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Pembiakan vegetatif mempunyai peranan penting dalam program pemuliaan pohon jati di ntaranya untuk kepentingan perbanyakan individu unggul yang telah diperoleh. Teknik perbanyakan jati dengan okulasi (bud grafting) telah diketahui mempunyai keberhasilan yang tinggi tetapi belum semua mempunyai pertumbuhan seperti yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk : l) Mengetahui kemampuan hidup tanaman yang berasal dari bibit hasil okulasi selama 5 bulan di lapangan; 2) Mengetahui variasi pertumbuhan tinggi dan diameter tanaman selama 5 bulan; 3) Mengetahui arah pertumbuhan batang di antara perlakuan yang berbeda selarna 5 bulan di lapangan. Melalui penelitian ini diharapkan diperoleh informasi mengenai letak pengambilan mata tunas dan cabang sebagai bahan okulasi dengan pertumbuhan yang baik serta arah pertumbuhan tanaman ortrotoph plagiotroph yang pennanen sehingga dapat direkomendasikan untuk penyediaan bibit dalam pembangunan hutan skala luas. Penelitian ini dilakukan di petak 18 Wanagarna I Gunung Kidul Yogyakarta, yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Playen Kabupaten Gunung Kidul. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Berblok atau Randomized Completely Blok Design (RCBD) dengan 9 seed/ot, tiap seedlot terdiri dari 4 treeplot dan untuk replikasinya ada tiga blok. Jarak tanam yang dipakai adalah 3 x 3 m dan metode pertanaman tumpang sari dengan tanaman ketela pohon, kacang tanah dan jagung. Parameter yang diamati adalah persentase hidup, tinggi dan diameter tanaman serta arah pertumbuhan tanaman. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis varians, jika hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang nyata maka dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil atau LSD (least Significant Difference) Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) persentase hidup tanaman sampai umur 5 bulan di lapangan sebesar 99,07%; 2) rata-rata pertumbuhan tinggi tanaman tertinggi semai dengan perlakuan cabang ketiga mata tunas tengah sebesar 86,33 cm dan terendah semai dengan perlakuan cabang pertama mata tunas pangkal sebesar 6 I ,45 cm. Rata-rata pertumbuhan diameter terbesar semai dengan perlakuan cabang ketiga mata tunas tengah sebesar 1,8 cm dan terkecil semai dengan perlakuan cabang pertama mata tunas pangkal sebesar 1,53 cm. Rata-rata kekokohan semai terbaik adalah semai dengan perlakuan cabang pertarna mata tunas tengah sebesar 4, 73 dan terjelek semai dengan perlakuan cabang ketiga mata tunas pangkal sebesar 3,99. Hasil analisis tidak menunjukkan perbedaan yang nyata; 3) persentase pertumbuhan batang orthotroph menurun setelah 5 bulan di lapangan dengan prosentase terbesar semai dengan perlakuan cabang kedua mata tunas tengah serta mata tunas ujung masing-masing sebesar 41,67% dan terendah semai dengan perlakuan cabang ketiga mata tunas tengah sebesar 16,67%.

Kata Kunci : TANAMAN JATI (Tectona grandis L.f), BIBIT HASIL OKULASl

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf