PELINDUNGAN HUKUM DALAM PELAKSANAAN LAYANAN SOSIAL BAGI LANJUT USIA TERLANTAR DI UPT RPSLUT BUDHI DHARMA YOGYAKARTA
Nabila Disya Paramesti, Nailul Amany, S.H., M.H.
2023 | Skripsi | ILMU HUKUM
Penelitian hukum ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bentuk hubungan hukum antara pihak Kelayan, Keluarga/Penanggung jawab, serta Pihak Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta/UPT RPSLUT Budhi Dharma Yogyakarta dan bentuk pelindungan hukum bagi UPT RPSLUT Budhi Dharma Yogyakarta dalam hal Kelayan meninggal dunia dan keluarga tidak dapat dihubungi.
Penelitian ini bersifat deskriptif analisis dengan jenis penelitian normatif-empiris. Data yang didapatkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder yang mana data primer didapatkan dari hasil penelitian lapangan melalui wawancara kepada responden dan narasumber, sedangkan data sekunder didapatkan dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Cara pengumpulan data penelitian ini melalui wawancara dan studi kepustakaan dengan menggunakan pedoman wawancara. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan hasil pembahasan, hubungan hukum yang terjadi antara pihak Kelayan dengan pihak Keluarga/Penanggung jawab berupa perwalian sukarela (zaakwarneming). Sedangkan hubungan hukum antara pihak Kelayan dan Keluarga/Penanggung jawab dengan pihak Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta dan UPT RPSLUT Budhi Dharma Yogyakarta berupa hubungan hukum layanan publik dan kesejahteraan sosial. Bentuk pelindungan hukum bagi UPT RPSLUT Budhi Dharma Yogyakarta dalam hal Kelayan meninggal dunia dan keluarga tidak dapat dihubungi berupa upaya preventif yang terwujud dalam Undang-Undang Nomor 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia dan klausula khusus dalam Surat Pernyataan Penanggung jawab sedangkan upaya represif diwujudkan dalam mediasi dan gugatan pengadilan.
This legal research aims to find out and analyze the form of legal relations between the Client, Family/Person in Charge, and the Departement of Sosial Labor and Transmigration Kota Yogyakarta/UPT RPSLUT Budhi Dharma Yogyakarta and the form of legal protection for UPT RPSLUT Budhi Dharma Yogyakarta in the condition that the Client dies and the Family cannot be contacted.
This research is descriptive analysis with type of normative-empirical research. The data obtained in this study are primary data and secondary data where primary data is obtained from the results of field research through interviews with respondents and sources, while secondary data is obtained from primary, secondary and tertiary legal materials. This research data collection method are through interviews and literature studies using interview guidelines. The data collected is then analyzed qualitatively.
Based on the results of the research and discussion, the legal relationship that occurs between the Servant and the Family/Person in Charge is in the form of voluntary guardianship (zaakwarneming). While the legal relationship between the Servant and the Family/Person in Charge with the Departement of Social Labor and Transmigration Kota Yogyakarta and UPT RPSLUT Budhi Dharma Yogyakarta City are in the form of a legal relationship of public services and social welfare. Preventive efforts for the UPT RPSLUT Budhi Dharma Yogyakarta in terms of disputes over the death of the Servant are Law Number 13 of 1998 concerning Elderly Welfare and special clauses in the Statement of the Responsible Person while repressive efforts are realized in mediation and court challenges.
Kata Kunci : Pelindungan Hukum, Lanjut Usia Terlantar, UPT RPSLUT Budhi Dharma Yogyakarta