Laporkan Masalah

Kajian terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuhnya pedagang kakilima pada suatu kawasan :: Studi kasus pedagang kakilima di kawasan monumen perjuangan 45 Banjarsari Surakarta

ARIYADI S., Eko Wahyu, Ir. Laretna Adishakti, M.Arch.,PhD

2003 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Kehadiran pedagang kakilima di kawasan Monumen Perjuangan 45 Banjarsari mulai tumbuh subur sejak masa krisis ekonomi dan pasca kerusuhan Mei 1998 yang terjadi di Kota Surakarta. Pemunculan komunitas ini telah menimbulkan berbagai dampak yang kurang menguntungkan, baik terhadap masalah pemanfaatan ruang publik, masyarakat dan lingkungan sekitar kawasan tersebut. Upaya penanganan telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Surakarta melalui kebijakan relokasi, tetapi belum dapat dilaksana. Penelitian ini bertujuan mencari faktor-faktor yang mendorong tumbuhnya pedagang kakilima di kawasan Monumen Perjuangan 45 Banjarsari dan mengetahui pengaruh faktor tersebut terhadap pertumbuhannya, melalui pendekatan kualitatif dengan paradigma phenomenologi, dan metoda pencarian datanya dengan cara eksplorasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuhnya PKL di lokasi tersebut dapat dikelompokkan dalam dua hal, (i) faktor eksternal (Kota Surakarta dan hinterland-nya) dan (ii) faktor internal (kawasan PKL sendiri). Faktor eksternal dari Kota Surakarta mencakup hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah kota, masalah sosial kota, dan kondisi politik, kemudian eksternal dari hinterland mencakup maslah kependudulan, masalah sosial dan masalah ekonomi. Faktor internal kawasan meliputi letak lokasi kawasan, struktur ruangnya, sejarah kawasan, kepemilikan lahan, dan masalah bangunan serta persil tanah. Selanjutnya faktor internal dari pedagang meliputi masalah kependudukan, masalah sosial, dan ekonomi. Pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap pertumbuhan pedagang kakilima yang dianalisis meliputi pengaruh terhadap perkembangan jumlah pedagang kakilima, lama usaha, waktu, jenis usaha, luas lahan yang digunakan, permanensi bangunan, jenis ruang yang ditempati, perkembangan spasial dan interaksi pedagang kakilima. Kesimpulan dari penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang kuat memberikan pengaruh adalah (i) adanya peran politis, (ii) implementasi kebijakan pengelolaan ruang dan pedagang kakilima yang lemah, (iii) letak lokasi dan (iv) sistem kekerabatan dilingkungan pedagang kakilima. Faktor-faktor ini mempengaruhi pertumbuhan pedagang kakilima yakni berupa perkembangan jumlah pedagang, perkembangan spasialnya, tingkat permanensi banguan kios, jenis ruang yang ditempati, luas lahan yang dipakai dan interaksi komunitas pedagang kakilima kawasan Monumen Perjuangan 45 Banjarsari.

Available in Fulltext

Kata Kunci : Pedagang Kakilima, Pertumbuhan, Ruang Publik, affecting factors, vendors


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.