Analisis spatial sistem layanan pasar kota Tangerang
ANGGRAINI, Diana, Dr.Ir. Bondan Hermanislamet, MSc
2003 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan DaerahPerkembangan kota salah satunya didorong oleh ketersediaan sarana dan prasarana perkotaan. Pemerintah kota sebagai pengelola kota berkewajiban untuk menyediakan, mengatur dan menjamin ketersediaan saran-orasarana tersebut., natara lain berupa pasar sebagai tempat melakukan pertukaran sumber daya. Dalam perkembangannya pasar membentuk suatu sistem hirarki area layanan sesuai dengan jenis barang /jasa yang tersedia. Penelitian ini mengambil judul “Analisis Spasial Sistem Layanan Pasar Kota Tangerang†dan bertjuan untuk melakukan identifikasi sistem spatial layanan pasar kota. Dengan memahami sistem tersebut diharapkan lokasi ataupun relokasi suatu pasar dapat lebih optimal. Metode penelitian yang digunakan berupa metode kualitatif dengan ciri bersifat deskriptif yang memberikan gambaran secara mendalam tentang situasi atau proses yang diteliti. Data yang dipergunakan berupa data primer maupun data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terhadap pengelola pasar dan pengamatan pada pasar/pusat belanja itu sendiri. Analisis dilakukan dengan menganalisis baik sebaran maupun area layanan pasar tradisional dan pasar modern. Hasil pengamatan menunjukkan adanya sistem spatial (tingkatan) pasar yang melayani kota atau bagian kota, sesuai dengan tingkat layanan dan jenis komoditas yang diberikan oleh pasar tesebut. Terdapat empat tingkat pasar di kta Tangerang, yaitu pasar local, pasar lingkungan, pasar komunitas dan pasar regional. Dan isebaran pasar yang ada terdapat bagian-bagian kota yang belum mendapat pelayanan pasar pada tingkat tertentu, khususnya pasar local dan pasar lingkungan. Sementara itu radius layanan dan jumlah penduduk yang dilayani oleh berbagai tingkat pasar tersebut menunjukkan sedikit perubahan dari beberapa klasifikasi yang telah ada. Tingginya jumlah penduduk yang dilayani in kemungkinan besar terkait dengan tingginya angka kepadatan penduduk pada beberapa bagian kota tersebut. Dari jumlah pasar pada berbagai skala Nampak bahwa pola asa optimal sebagaimana yang dikemukakan oleh Christaller (market principle, traffic principel, dan administrative principle) tidak Nampak di Kota Tangerang, hal ini karena kurangnya pasar skala local dan lingkungan.
Available in Fulltext
Kata Kunci : Pasar, Spatial Layanan, market, service area, spatial system