Taksiran Nilai Ekonomi Mangrove Sebagai Tempat Pemijahan Biota Laut di Desa Klatakan, Kendit Situbondo, Jawa Timur
Rizki Aminul Haqqi, Agus Affianto, S. Hut., M.Si
2023 | Skripsi | KEHUTANAN
Salah satu fungsi hutan Mangrove adalah sebagai tempat pemijahan, pengasuhan dan mencari makan biota laut. Dalam manfaat fungsional yang diperoleh ini tidak dimiliki dalam bentuk harga pasar. Oleh sebab itu , tujuan penelitian ini adalah mengetahui nilai surplus konsumen dari hasil tangkapan nelayan perahu kecil, dan memperoleh nilai taksiran ekonomi Mangrove dalam fungsinya sebagai tempat pemijahan, pengasuhan dan mencari makan biota laut.
Penelitian ini dilakukan pada hutan Mangrove di Desa Klatakan yang melindungi zona pemukiman masyarakat nelayan di Desa Klatakan. Penaksiran nilai ekonomi manfaat mangrove sebagai tempat pemijahan, pengasuhan dan mencari makan biota laut dilakukan dengan metode change of productivity ataupun pergantian produktivitas tangkapan nelayan perahu kecil. Pengambilan data wawancara dilakukan dengan insidental sampling pada nelayan tangkap perahu kecil untuk mengetahui profitabilitas hasil tangkapan nelayan tangkap perahu kecil.
Berdasarkan hasil penelitian taksiran nilai surplus konsumen yang diperoleh sebesar Rp105.257.311,80/nelayan/tahun. Taksiran nilai ekonomi Mangrove sebesar Rp9.999.444.621,30, dengan luas hutan Mangrove pada tahun tersebut seluas 13, 7 Ha. Sehingga dapat diperhitungkan nilai ekonomi Mangrove sebesar Rp729.886. 468,71/Ha sebagai tempat pemijahan, pengasuhan dan mencari makan biota laut. Nilai tersebut memberikan nilai yang besar, sehingga berarti untuk mempertahankan keberadaan Mangrove sebagai tempat pemijahan, pengasuhan dan mencari makan biota laut.
One of the functions of mangrove forests is as a place for spawning, nurturing and foraging marine life. In this acquired functional benefit is not possessed in the form of market prices. Therefore, the purpose of this study is to determine the surplus value of consumers from the catch of small boat fishermen, and obtain the estimated economic value of mangroves in their function as spawning, nurturing and foraging for marine life.
This research was conducted on mangrove forests in Klatakan Village which protect the residential zone of fishing communities in Klatakan Village. Assessment of the economic value of mangrove benefits as a place for spawning, nurturing and foraging marine life is carried out by the change of productivity method or changing the productivity of small boat fishermen's catches. Interview data collection was carried out by incidental sampling on small boat catch fishermen to determine the profitability of small boat catch fishermen.
Based on the results of the study, the estimated value of consumer surplus obtained is Rp105,257,311.80 / fisherman / year. The estimated economic value of Mangroves amounted to Rp9,999,444,621.30, with an area of Mangrove forest in that year covering an area of 13.7 Ha. So that the economic value of Mangroves can be calculated at Rp729,886. 468,71/Ha as a place for spawning, nurturing and foraging marine life. This value provides great value, so it means to maintain the existence of mangroves as a place for spawning, nurturing and foraging marine life.
Kata Kunci : Change of productivity, Surplus Konsumen, Nilai ekonomi ; Change of productivity, Consumer Surplus, Economic value