Pengaruh ekonomi aglomerasi terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten dan Kota di Propinsi Jawa Barat sebelum pemekaran 1991-1999
NURWITA, Ayutia, Ir. Kawik Sugiana, M.Eng.,PhD
2003 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan DaerahPropinsi Jawa Barat merupakan salah satu wilayah di Indonesia dengan perbedaan persebaran kegiatan ekonomi dan perbedaaan pertumbuhan ekonomi wilayah yang cukup tinggi. Perbedaan laju pertumbuhan tersebut dapat diduga karena adanya perbedaan konsentrasi kegiatan ekonomi sebagai akibat persebaran konsentrasi industri besar sedang. Daerah dengan konsentrasi kegiatan ekonomi lebih besar cenderung memperoleh berbagai keuntungan dalam bentuk ekonomi aglomerasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengidentifikasi daerah konsentrasi industri besar sedang dalam wilayah Propinsi Jawa Barat dan besarnya pengaruh ekonomi aglomerasi terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten dan kota. Tujuan penelitian ini merupakan upaya untuk menjawab pertanyaan yang diajukan dalam penelitian yaitu bagaimana pola spasial konsentrasi industri besar sedang dan Seberapa besar pengaruh ekonomi aglomerasi dari konsentrasi kegiatan ekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten dan kota Propinsi Jawa Barat dalam periode 1991-1996, 1997-1999 dan 1991-1999? Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif statistik berupa metode klasifikasi intensitas dan metode analisis regresi. Metode klasifikasi intensitas ini digunakan untuk menentukan daerah konsentrasi industri besar sedang di Propinsi Jawa Barat dan mengelompokan daerah-daerah dengan klasifikasi tertentu didasarkan pada variabel-varibel yang digunakan dalam penelitian ini. Metode analisis regresi digunakan untuk mengetahui pengaruh ekonomi aglomerasi terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten dan kota di Propinsi Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola spasial konsentrasi industri besar sedang di Propinsi Jawa Barat masih terjadi di sekitar Propinsi DKI (Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor) dan Kabupaten Bandung. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa ekonomi aglomerasi mempunyai pengaruh nyata dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten dan kota Propinsi Jawa Barat tahun 1991-1996. Demikian juga tingkat tingkat pendidikan dan regional spillover sebagai variabel kontrol mempunyai pengaruh yang nyata dan sigifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten dan kota Propinsi Jawa Barat.
West Java Province is among Indonesian provinces with a great variety of economic growth and economic activities. Interregional differences in economic growth are partly related to the unequal distribution of economic activities, more especially the medium and large-scale industries. Districts and municipalities with a greater concentration on economic activities tend to enjoy greater advantage of the agglomeration economies. The research is aimed at identifying the concentration of medium and large-scale industries in West Java Province as well as the effects of agglomeration economies on economic growth of district and municipalities. The research focuses on the spatial patterns of concentration of medium and largescale industries as well as their respective effects on economic growth of various districts and municipalities in West Java Province in the periods of 1991-1996, 1997-1999 and 1991-1999. The research is descriptive in nature and it employs a set of methods ranging from a classification of economic activities to regression techniques. Classification of the intensity of economic activities is executed to identify the concentration of medium and large-scale industries in the province on the basis of a set of selected variables. Regression analysis is used to understand the effects of agglomeration economies on economic growth of districts and municipalities in West Java Province. The study reveals that medium and large-scale industries in West Java Province are spatially concentrated in the vicinity of Jakarta Province, spreading over Tangerang District, Bekasi District and Bogor District. The regression output shows that agglomeration economies is strongly and significantly affecting economic growth of districts and municipalities of West Java Province in 1991- 1996. This is also the case for educational attainment of the district and municipal population as well as regional spill over as a control variable affecting regional economic growth in the province.
Kata Kunci : Pemekaran Wilayah,Pertumbuhan Ekonomi,Aglomerasi, Industrial concentration, agglomeration economies, economic growth