SWOT Analysis in the Application of Interpretation Skill in PUM Netherlands’ Remote Coaching Sessions
DEANDA NURHANIFAH, Dr. Supriyono, S.S., M.A.; Cisya Dewantara Nugraha, S.S., M.A.; Ummul Hasanah, S.S., M.A.
2023 | Tugas Akhir | D4 BAHASA INGGRIS
Laporan Proyek Akhir ini meneliti kelebihan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) dari sesi Pelatihan Jarak Jauh PUM Netherlands Senior Experts melalui video konferensi dibandingkan dengan interpretasi tradisional secara langsung (tatap muka). Interpretasi jarak jauh diuji selama sesi pembelajaran ekspor bisnis antara spesialis bisnis senior dari Belanda dan masyarakat Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan hasil deskriptif untuk menguji efektivitas dan penerapan interpretasi jarak jauh dalam sesi pelatihan PUM Netherlands Senior Experts. Dengan meningkatnya komunikasi jarak jauh dan teknologi, penting untuk memahami bagaimana interpretasi jarak jauh dibandingkan dengan interpretasi tatap muka dalam sesi pembelajaran ekspor bisnis. Data diperoleh dari pengamatan sesi interpretasi jarak jauh dan tatap muka, serta tanggapan kualitatif dari peserta—Pembicara Asli dan para profesional bisnis di Yogyakarta. Penelitian ini membandingkan metode interpretasi berdasarkan efektivitas komunikasi, pemahaman budaya, dan kepuasan peserta dengan pendekatan metode campuran.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami kelebihan, kekurangan, kesempatan, dan ancaman dari interpretasi secara langsung dan pembelajaran jarak jauh. Pemahaman sesi pembelajaran ekspor bisnis jarak jauh dan tatap muka berbeda secara signifikan. Interpretasi jarak jauh memungkinkan fleksibilitas dan efisiensi biaya, memperluas akses ke Spesialis Senior internasional. Namun, interpretasi tatap muka dapat menciptakan kedekatan yang lebih kuat dan kontak tatap muka, yang dapat memperdalam proes pembelajaran. Penelitian ini penting bagi organisasi pelatihan internasional seperti PUM Netherlands Senior Experts. Memahami kelebihan dan kelemahan metode interpretasi jarak jauh dan tatap muka membantu meningkatkan efisiensi komunikasi, praktik interpretasi, dan pendekatan yang sesuai dengan konteks. Laporan ini juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara teknologi dan keterlibatan personal dalam program pendidikan bisnis. Temuan penelitian ini akan meningkatkan kualitas sesi pembelajaran ekspor bisnis dan komunikasi jarak jauh dalam konteks profesional serupa.
This Final Project Report examines the strengths, weaknesses, opportunities, and threats (SWOT) of PUM Netherlands Senior Experts Remote Coaching sessions via video conference compared to traditional offline (in-person) interpreting. Remote interpreting is tested during business export learning sessions between Dutch senior business specialists and Yogyakarta locals. This study uses qualitative research method with descriptive result in examining the use of remote interpreting and applicability in PUM Netherlands Senior Experts' coaching sessions. With the rise of distant communication and technology, it is important to understand how remote interpreting compares to face-to-face interpreting in business export learning sessions. The study compares PUM Netherlands Senior Experts' coaching session interpretation methodologies. Observations of remote and offline interpreting sessions and qualitative responses from participants—Native Speakers and Yogyakarta business professionals—provide the data. The study compares interpreting methods based on communication effectiveness, cultural understanding, and participant satisfaction utilising a mixed-methods approach.
The objectives of this study is to know the strengths, weaknesses, opportunities, and threats on in-person and remote coaching sessions. Remote and offline business export learning session understanding differ significantly. Remote interpreting enables flexibility and cost-effectiveness, expanding access to international Senior Experts. However, offline interpretation can generate deeper rapport and face-to-face contacts, which can deepen learning. This research is vital for international coaching organisations like PUM Netherlands Senior Experts. Understanding the pros and cons of remote and offline interpreting methods helps improve communication efficiency, interpreting practises, and context-specific approaches. The report also emphasises the need to balance technology and personal engagement in business education programmes. The findings will improve corporate export learning sessions and distant communication in similar professional contexts.
Kata Kunci : interpreting skill, remote coaching, analisis SWOT