Laporkan Masalah

Perumahan di kawasan rawan bencana tanah longsor :: Studi kasus Kota Semarang

KUNCORO, Vedya, Ir. Bakti Setiawan, MA.,PhD

2003 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan Daerah

Perumahan merupakan suatu kebutuhan dasar yang sangat penting untuk dipenuhi. Kebutuhan akan perumahan akan meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk. Pengadaan perumahan membutuhkan lahan yang sesuai, antara lain tidak termasuk kawasan rawan bencana. Pada kenyataannya, di berbagai tempat seperti Kota Semarang, perumahan dibangun pada kawasan rawan bencana, khususnya rawan bencana tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui mengapa pembangunan perumahan di kawasan rawan bencana tanah longsor terus berlangsung dan faktor-faktor apa yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder hasil wawancara terstruktur dengan pelaku-pelaku yang terlibat dalam pembangunan perumahan. Penelitian ini menemukan bahwa pembangunan perumahan di kawasan rawan bencana tanah longsor, diperbolehkan dalam Rencana Induk Kota Semarang. Pemerintah Kota tidak memiliki alasan yang sah untuk tidak memberi ijin, walaupun mereka mengetahui bahwa kawasan tersebut termasuk kawasan rawan bencana. Pengembang perumahan merasa mereka tidak melanggar peraturan dan melihat potensi ekonomi dari pasar kebutuhan rumah. Penghuni tidak mengetahui kondisi perumahan yang terletak di kawasan rawan bencana tanah longsor. Studi kasus ini memperlihatkan ketidakefektifan pemerintah kota dalam mengendalikan pembangunan perumahan di kawasan tersebut. Penelitian ini merekomendasikan supaya pemerintah kota meningkatkan pengendalian terhadap pembangunan, khususnya di kawasan rawan bencana

Housing is an important basic needs which must be fulfilled. Housing need will increase in line with increasing urban population. Housing provision requires appropriate land, which is not considered as critical land. However, in some areas such as Semarang, housing are developed in a critical areal, particularly those which vulnerable to landslide. This research aims to explore why housing development continue to happened in landslide area and what factors important in that process. This study employed both primary and secondary data in already interviews with various parties involved in housing development. The research found that housing development in landslide area are allowed by the masterplan of the city. The city government has no legal backings not to give permit althought they know that the area considered as critical area. The developed felt that they did not obey the law and saw the economic potential of the market. The consumers are not well understood the situation, In brief, the case study shows the inefectiveness of the city government in managing housing development in the area. The study proposed that the city government has to increase their control toward development, particularly in critical area

Kata Kunci : Perumahan,Kawasan Bencana Longsor


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.