VARIASI SIFAT KIMIA PADA KEDUDUKAN AKSIAL DAN RADIAL KAYU SUREN Toona sureni Merr. dari Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang
ALEX NOVANDRA , Dr. Ir. J. P. Gentur Sutapa, M. Sc.
2006 | Skripsi | S1 KEHUTANANINTlSARJ Suren (Toona sureni Merr.) merupakan salah satu jenis tanaman yang ada di hutan rakyat, khususnya di Kabupaten Semarang. Tanaman ini belurn dimanfaatkan secara optimal sehingga perlu diketahui sifat-sifatnya khususnya sifat k.imia kayunya agar dapat dimanfaatkan secara lebih luas. Sifat kimia kayu berhubungan erat dengan sifat keawetan kayunya, pengerjaan kayunya, serta dapat dijadikan dasar pemanfaatan kayu untuk pembuatan pulp dan kertas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan komponen kimia kayu suren yang turnbuh di hutan rakyat Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang dan mengetahui apakah interaksi dari masing-masing kedudukan aksial dan radial kayu mempunyai pengaruh terhadap kandungan komponen kimia kayu suren tersebut. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga uJangan yang disusun secara faktoriaJ dengan dua f aktor, yaitu kedudukan aksial (pangkal, tengah dan ujung) dan kedudukan radial (dekat hati, tengah dan dekat kuJit). Pengujian kandungan kimia kayu mengikuti standar prosedur dari American Society for Testing and Material (ASTM) dan Technical Association of Pulp and Paper Jnduslrie (T APPI). Dari hasil pengujian kimia kayu suren di dapatkan hasil sebagai berikut : interaksi antara kedua faktor memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada kadar abu, pada kedudukan aksial berbeda sangat nyata pada kadar air, ekstraktif larut air panas dan kelarutan dalam NaOH 1 %, pada kedudukan radial berbeda nyata hanya pada ekstraktif larut air panas sedangkan pada ekstraktif larut air dingin, larut ethanol toluene, holoseluJosa, alfa selulosa, pentosan, lignin dan kadar abu tidak berbeda nyata. Nilai rata-rata kadar air sebesar 12,91 %, ekstraktif larut air dingin sebesar 5,48 %, ekstraktif larut air panas sebesar 5,49 %, ekstraktif larut ethanol toluene sebesar 6,84 %, holoseluJosa sebesar 79,36 %, aJfaselulosa sebesar 63,03 %, pentosan sebesar 12,46 %, lignin sebesar 25,91 %, kelarutan daJam NaOH I % sebesar 21,86 %, kadar abu sebesar 0,73 %.
Kata Kunci : Suren, ekstraktif, holoseluJosa,alfaselulosa, pentosan, lignin, abu, hutan rakyat