Laporkan Masalah

PENGARUH INTENSITAS NAUNGAN TERHADAP PERTUMBUHAN Shorea leprosula, Shorea scaberrima dan Shorea brunnescens HINGGA UMUR 4 BULAN

IKI MINANGKANI, Ir. Suginingsih, MP

2006 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kemampuan masing-masing jenis Dipterocarpaceae untuk merespon cahaya berbeda, semai jenis ini pada umumnya tumbuh baik pada kondisi dengan intensitas cahaya yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon masing-masing jenis Dipterocarpaceae pada berbagai tingkat intensitas cahaya dengan memeberikan naungan. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi tentang kondisi naungan yang optimal untuk pertumbuhan semai yang terbaik. Penelitian ini dibuat dalam Rancangan Petak Terbagi (Split-Plot Design) dalam CRD. Faktor-faktor yang digunakan terdiri dari dua faktor : faktor A, yaitu intensitas naungan (0, 30 dan 60 %) dan faktor B yaitu jenis tanaman (Shorea leprosula, Shorea scaberrima dan Shorea brunnescens). Masing-masing perlakuan memiliki 3 ulangan dan terdiri dari 1.0 unit eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan tinggi dan diameter paling tinggi adalah jenis S. leprosula (riap tinggi I 0,3 cm; riap diameter 0,248 mm), diikuti S. scaberrima (riap tinggi 6,71 cm; riap diameter 0, 191 mm), dan S. brunnescens (riap tinggi 5,64 cm; riap diameter 0, 159 mm). lntensitas naungan 60 % memberikan pengaruh pertumbuhan semai meranti yang paling baik (riap tinggi 8,44 cm; riap diameter 0,21 mm), kadar C daun yang paling tinggi (63,25 %), kadar P tersedia dalam tanah yang paling tinggi (354, I ppm) dan prosentase infeksi mikorisa yang paling tinggi (88,55 %).

Kata Kunci : lntensitas naungan, Dipterocarpaceae, pertumbuhan semai

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_content.pdf  
  4. Title.pdf