VARIASI PROPORSI DAN DIMENSI SERAT PADA LETAK AKSIAL DAN RADIAL KAYU SUREN (Toona sureni (Blume) Merr.) UMUR 8 TAHUN SEBAGAI BAHAN BAKU PULP
TENDI WIBOWO RATMANTO, Ir. H. P. Burhanuddin Slagian
2006 | Skripsi | S1 KEHUTANANKerusakan hutan alam tropis di Indonesia mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas maupun kuantitas produksi basil hutan kayu oleh hutan alam tropis itu sendiri. Sementara itu industri pengolahan basil hutan kayu berkembang dengan pesat dengan kapasitas produksi kurang lebih 63 juta m3 kayu bulat dan terus menuntut untuk menambah kapasitas produksi. Padahal potensi produksi kayu bulat dari hutan alam di Indonesia pada awal tahun 1998 hanya mampu menghasilkan 18 juta m3 kayu bulat, sedangkan produksi dari hutan tanaman dan hutan konversi hanya sebesar 12 juta m3. Makin berkurangnya pasokan kayu bulat dari hutan alam, hutan tanaman, maupun dari hutan konversi tentunya juga berdampak pada industri pulp dan kertas, sehingga industri pulp dan kertas sangat mungkin mengalami kekurangan pasokan bahan mentah. Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pemanfaatan jenis-jenis kayu dari hutan rakyat yang belum banyak diketahui sifatnya, seperti suren (Toona sureni (Blume) Merr.) Jenis kayu ini banyak ditemukan di hutan-hutan primer maupun sekunder, hutan pedesaan, dan di sepanjang sungai pada daerah bukit dan lereng-lereng pada ketinggian 1.200-2. 700 m dpl. Kayu dari pohon ini biasanya digunakan untuk almari, mebel, interior ruangan, kotak cerutu dan konstruksi. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap ( Completely Random Design) yang disusun secara faktorial dengan menggunakan dua faktor, antara lain letak aksial dengan aras : pangkal (P), tengah (T), ujung (U) serta letak radial dengan aras : dekat hati (H), tengah (T), Dekat kulit (K). Pengamatan sifat-sifat anatomi kayu dengan menggunakan software Image Pro Plus V 4.5. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh faktor aksial tidak berpengaruh yang berbeda nyata pada proporsi sel dan dimensi serat kayu suren, letak radial memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada proporsi sel serabut, sedangkan interaksi antara letak aksial dan radial memberikan pengaruh yang berbeda nyata pada proporsi sel serabut kayu suren.
Kata Kunci : kayu suren, pulp, letak aksial, letak radial, image pro plus V 4.5