Laporkan Masalah

POLA SEBARAN HORISONTAL PADA TEGAKAN SENGON (Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen) DI HUTAN RAKYAT BOGOWONTO MAGELANG

NUR AFIFAH , Dr. Ir. Ronggo Sadono

2006 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Saat ini hutan rakyat memiliki prospek yang cukup baik untuk diusahakan secara lestari. Agar dapat mencapai pengelolan hutan rakyat lestari, maka diperlukan informasi mengenai keadaan struktur hutan rakyat. Sa1ah satu aspek struktur hutan yang berguna untuk mengetahui keadaan hutan ialah sebaran diameter pohon penyusunnya. Sebaran diameter dapat melukiskan sifat tegakan karena merupakan gambaran menyeluruh tentang diameter pohon-pohon dalam suatu tegakan. Penelitian ini menerapkan fungsi distribusi Weibull dan persamaan regresi Eksponensial sebagai model matematis untuk menggambarkan pola sebaran diameter pada tegakan sengon di Hutan Rakyat Bogowonto. Kecermatan fungsi distribusi Weibull dalam menggambarkan pola sebaran diameter diuji dengan kaidah Kolmogorov-Smimov. Adapun kecermatan persamaan regresi Eksponensial dilihat dari nilai koefisien determinasi (r2) maupun dari analisis varian dengan Uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi distribusi Weibull tidak dapat menggambarkan pola sebaran diameter pada Hutan Rakyat Bogowonto. Hutan Rakyat Bogowonto merupakan hutan rakyat dengan struktur monokultur tak sewnur. Struktur tegakannya tersusun oleh jenis sengon da1am berbagai tingkat umur. Pola sebaran diameter pada Hutan Rakyat Bogowonto membentuk kurva J terbalik. Pola sebaran dian1eternya dapat digambarkan dengan luwes dengan pola Negatif Eksponansial. Parameter persamaan regresi Eksponensial diduga dengan metode jumlah kuadrat terkecil. Keluwesan persamaan regresi Eksponensial dalam menggambarkan pola sebaran diameter ditunjukkan olch hasil yang signifikan baik pada level dusun maupun level dcsa, sehingga persarnaan Eksponensial dapat digunakan sebagai model matematis untuk menggambarkan pola sebaran diameter tegakan sengon di Hutan Rakyat Bogowonto.

Kata Kunci : hutan rakyat, struktur hutan, tegakan tak sewnur, Negatif Eksponensial.

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_content.pdf  
  4. Title.pdf