Penggunaan Disposable Mask dalam Perspektif Deep Ecology Arne Naess
Ravika Septharika Darma, Dra. Jirzanah, M.Hum.;Dr. Iva Ariani, S.S.
2023 | Skripsi | ILMU FILSAFAT
Penelitian ini berjudul Penggunaan Disposable Mask dalam Perspektif Deep Ecology Arne Naess. Permasalahan yang dibahas adalah mengenai tingginya penggunaan disposable mask selama pandemi COVID-19 beriringan dengan meningkatnya jumlah sampah masker yang dihasilkan, sehingga dibutuhkan pengelolaan limbah dengan bijak agarr limbah masker yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan. Permasalahan ini dikaji menggunakan konsep deep ecology Arne Naess untuk meningkatkan kesadaran dan pentingnya mengelola limbah masker dengan baik aar lingkungan hidup tetap terjaga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara kritis mengenai penggunaan disposable mask dalam perspektif deep ecology Arne Naess.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan model penelitian masalah aktual melalui kajian studi pustaka. Objek material pada penelitian ini adalah penggunaan disposable mask. Objek formalnya adalah deep ecology Arne Naess. Langkah-langkah dalam penelitian ini melalui tahapan inventarisasi, klasifikasi, analisis data dan evaluasi kritis. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskripsi, interpretasi, koherensi intern dan holistika.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep deep ecology memberikan pedoman dalam mengatasi masalah lingkungan apabila pengelolaan masker tidak dilakukan dengan benar. Banyak hewan lain yang ikut terkena dampak oleh pencemaran masker yang ada di lingkungan dan dapat mempengaruhi keanekaragaman hayati. Pencemaran pada air tanah yang menyerap kandungan racun dari mikroplastik yang tidak terurai dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia. Deep ecology menggugah kesadaran manusia untuk lebih bijak dalam bertindak dan memikirkan dampak dari perbuatan yang dilakukannya. Disposable mask atau masker sekali pakai yang terbuat dari material plastik, sehingga limbah yang dihasilkan membutuhkan pengelolaan yang benar agar tidak mencemari lingkungan hidup. Lingkungan hidup yang sehat akan menciptakan kualitas hidup yang baik.
This research entitled The Use of Disposable Masks in the Perspective of Deep Ecology of Arne Naess. The problem discussed was regarding the high use of disposable masks during the COVID-19 pandemic along with the increasing amount of mask waste produced, so wise waste management is needed so that the resulting mask waste does not pollute the environment. This problem is studied using Arne Naess's Deep Ecology concept to increase awareness and the importance of properly managing mask waste so that the environment is maintained. The purpose of this study was to critically analyze the use of disposable masks in Arne Naess's deep ecology perspective.
This research uses qualitative research methods using actual problem research models through a literature review. The material object in this study is the use of disposable masks. The formal object is deep ecology of Arne Naess. The steps in this research are the stages of inventory, classification, data analysis, and critical evaluation. Data analysis in this research uses description, interpretation, internal coherence and holistic.
The results of this research indicate that the concept of deep ecology provides guidance in overcoming environmental problems if the management of masks is not done properly. Many other animals are also affected by mask pollution in the environment and can affect biodiversity. Pollution in groundwater that absorbs the toxic content of undecomposed microplastics can cause health problems in humans. Deep ecology awakens human awareness to be wiser in acting and thinking about the impact of the actions they do. Disposable masks are made of plastic material, so the waste generated requires proper management so as not to pollute the environment. A healthy living environment will create a good quality of life.
Kata Kunci : Penggunaan Disposable Mask, Deep Ecology, Kesadaran Manusia