ANALISIS LUAS HUTAN KOTA YANG DIBUTUHKAN DI KOTA PEKANBARU, PROVINSI RIAU
HARTATI APRIANI , Prof. Dr. Ir. Chafid Fandeli, M.S
2006 | Skripsi | S1 KEHUTANANANALISIS LUAS HUTAN KOTA YANG DIBUTUHKAN DI KOTA PEKANBARU, PROVINSI RIAU Oleh: Bartati Apriani 1 Chafid Fandeli 2 INTISARI Kota Pekanbaru merupakan salah satu daerah yang sedang berkembang. Perkembangan kota sering dicermin.kan dengan pembangunan fisik. Pembangunan yang terns meningkat mengakibatkan banyak ruang terbuka hijau yang beralib fungsi menjadi kawasan pemuk:iman, perdagangan dan industri. Pembangunan ini berdampak pada kualitas lingkungan di pusat Kota Pekanbaru dari tahun ketahun semakin menurun. Dalam rangka memperbaiki kondisi tersebut, maka perlu dibangun hutan kota. Penelitian ini \lertujuan untuk mengetahui kebutuhan oksigen pada manusia, temak dan kendaraan bermotor di Kota Pekanbaru. Selain itu, mengetahui luas hutan kota yang dibutuhkan serta jumlah pohon baru yang masih harus ditanam untuk mencukupi kebutuhan oksigen di Kota Pekanbaru. Penelitian di1akukan di pusat Kota Pekanbaru yang berlangsung selama satu bulan (10 Januari - 10 Februari 2006). Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan dengan metode Gerarkis, berdasarkan pada konsumsi oksigen total (manusia ,temak dan kendaraan bermotor yang digunakan untuk pembakaran). Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa total kebutuhan oksigen di pusat Kota Pekanbaru l.705,571 ton/hari. Estimasi luas hutan kota yang dibutuhkan, setelab dikurangi dengan faktor koreksi diperoleh 3020,030 Ha. Jumlah pohon baru yang dapat ditanam jika digunakan jarak tanam 10 m xl0 m adalah 302.003 pohon danjika digunakanjarak tanam 8 m x 8 m ada1ah 471.879 pohon. Kata Kunci : Kualitas lingkungan, hutan kota, konsumsi oksigen
Kata Kunci : Kualitas lingkungan, hutan kota, konsumsi oksigen