Laporkan Masalah

KELESTARIAN PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT ( Studi Kasus di desaa Kalirejo, Kokap, Kab. Kulon Progo, Daerah lstimewa Yogyakarta)

M. SHOFWAN SETIAWAN, Ir. Djuwadi, M.S

2006 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Menurunnya produktifitas hutan produksi, baik yang dikelola negara maupun swasta di satu sisi dan meningkatnya jumlah industri pengolahan hasil hutan di sisi lain membuat orang mencari alternatif untuk memperoleh bahan baku dari sumber yang lain, salah satunya adalah hutan rakyat. Dengan semakin besarnya peran hutan rakyat tersebut, maka diperlukan upaya-upaya untuk menjaga kelestarian pengelolaannya agar dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, industri, dan juga bagi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui garnbaran kelestarian fungsi produksi, fungsi ekologi, dan fungsi sosial dalarn pengelolaan hutan rakyat beserta masalah-masalah yang muncul dan kemungkinan solusinya. Mctodc dasar yang digunakan dalam pcnclitian ini adalah dcskripti f dengan menggunakan metode survey yaitu survey pendapat umum. Pengarnbilan data dilakukan dengan cara wawancara perorangan agar diperoleh data yang dapat mewakili atau mcrcprcsentasikan masyarakat secara luas. Dcngan menggunakan lntensitas Sampling IO %, maka diperoleh 30 orang responden sebagai sampel. Pemilihan sampel tersebut dilakukan dengan metode Stratified Sampling yaitu dengan membagi jumlah responden berdasarkan strata luas kepemilikan lahan < 1 ha, 0,5 - I ha, dan > I ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelestarian fungsi produksi dalam pengelolaan hutan rakyat yaitu dengan melakukan penebangan berdasarkan kebutuhan (tebang butuh) disertai dengan melakukan penanaman secara terus­menerus, kelestarian fungsi ekologi dalarn pengelolaan hutan rakyat yaitu dengan tidak melakukan penebangan yang dapat mengakibatkan tanah longsor, seperti melakukan penebangan dengan tidak mengarnbil seluruh bagian pohon sarnpai akarnya, disamping dengan tetap menjaga saluran air tetap lancar, dan kelestarian fungsi sosial dalam pengelolaan hutan rakyat yaitu dengan adanya kesadaran dari seluruh warga tentang kepemilikan lahan masing-masing sehingga tidak pernah terjadi klaim status lahan.

The decrease in productivity of production forest which is managed by state or private on the one hand and the increase in number of forest product management industry on the other hand make the people seek alternative to get raw material from the other resources, such as people forest. Along with the greater role of people forest, the efforts to maintain the sustainability of its management arc so needed that it can keep on giving benefit to community, industry, and environment. The objective of this research is to know about the description of the sustainability of production function, ecology function, and social function in managing people forest along with the emergent problems and the solution possibilities. The basic method used in this research was descriptive method by doing survey, i.e. public opinion survey. The data was taken by having personal interviews to get the data that could represent public opinion. By using 10 % sampling intensity, the researcher got 30 respondents as the sample. The sample selection was done by using stratified sampling method, i.e. by dividing the respondents quantity based on the wide stratum of land < 1 hectare, 0.5 hectare -1 hectare, and> 1 hectare ownership. The outcome of this research shows that the sustainability of production function in managing people forest is done by doing the trees cutting based on needed (needed-cutting) and by doing planting is continue, the sustainability of ecology function in managing people forest is done by not doing the trees cutting that can cause landslide, e.g. by cutting the trees without taking out all parts of the trees-including the root, beside that by still keeping the drain run well, and the sustainability of social function in managing people forest, that is indicated by the public awareness of land ownership, will not result in claim of land status.

Kata Kunci : Kelestarian, Tebang Butuh, Kesadaran

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_content.pdf  
  4. Title.pdf